• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

OJK Kepri Fokus Dukung Perkembangan Ekonomi Daerah

17 February
20:32 2017
0 Votes (0)

KBRN, Batam: OJK Kepri memrumuskan program yang fokus pada peran sektor jasa keuangan dapat lebih berkontributif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya beli masyarakat dan sekaligus mendorong distribusi pendapatan yang lebih merata.

Selain itu kontribusi sektor jasa keuangan dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan ketahanan dan stabilitas sistem keuangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kepri, Uzersyah saat pertemuan tahunan dengan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2017. 

Uzersyah melanjutkan OJK telah mempersiapkan 7 inisiatif untuk mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi yakni, optimalisasi beberapa program kerja yang telah digagas bersama industri jasa keuangan, Pemerintah, dan Bank Indonesia, 

"Diantaranya program Laku Pandai, program Simpanan Pelajar, program Jaring, asuransi pertanian dan ternak, asuransi nelayan, dan penjaminan kredit UMKM, pengaturan pegadaian swasta, revitalisasi modal ventura, serta program pembiayaan yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan lainnya," terang Uzersyah di Batam (16/02/2017).

OJK bersama dengan Pemerintah dan pihak terkait lainnya akan menyempurnakan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar penyalurannya lebih terarah dan efektif. Selama ini, Kredit Usaha Rakyat (KUR) lebih banyak disalurkan untuk sektor perdagangan sebesar 66,8% yang sebarannya hanya terfokus di Pulau Jawa,  akan diperluas ke daerah-daerah potensial di luar pulau Jawa. Disisi lain OJK dan pemerintah daerah yang tergabung dalam TPAKD Juga tengah fokus pada perluasan akses keuangan. 

Saat ini telah dibentuk 45 TPAKD di seluruh Indonesia, baik di tingkat Kabupaten/kota maupun provinsi. Tahun ini OJK mentargetkan akan meresmikan 41 TPAKD, 6 TPAKD di tingkat provinsi dan 35 TPAKD di 
tingkat Kabupaten/Kota.

"Seiring dengan perkembangan teknologi, Saya juga melihat bahwa perluasan akses keuangan masyarakat dapat lebih diakselerasi dengan memanfaatkan model pembiayaan melalui financial technology (Fintech). Dengan Fintech, akan terisi ruang yang selama ini belum tersentuh oleh lembaga keuangan formal," jelasnya. (SMH/AA) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00