• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Polres Madiun Tangkap 3 Tersangka Kasus Narkoba di TKP Berbeda

17 February
17:05 2017
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Dua pekan menggelar operasi Tumpas Semeru 2017 terhitung tanggal 2 hingga 13 Februari 2017, Polres Madiun berhasil mengungkap tiga (3) kasus penyalahgunaan narkotika dengan barang bukti shabu seberat 1,52 gram. Jumlah pengungkapan kasus itu melebihi yang ditetapkan Polda Jawa Timur sejumlah dua (2) kasus.

Pelaku masing-masing berinisial NK (33) warga Jenggal, Poncol, Kabupaten Magetan, WK (38) warga Desa/Kec. Sumberejo, Kab. Bojonegoro dan HP (35) warga Desa Kertobanyon, Kec. Geger, Kab. Madiun.

Menurut Kasubag Humas Polres Madiun, Ajun Komisaris Polisi Paidi, ketiga pelaku ditangkap ditempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda dan ketiganya tidak saling keterkaitan saat beraksi.

Tersangka “NK” ditangkap saat akan bertransaksi dengan pembeli di area parkir SPBU Glonggong, Kec. Dolopo, Kab. Madiun dengan barang bukti shabu 0,33 gram dan handphone.

“Kalau narkoba itu harus kedapatan barang harus jelas tidak seperti tindak pidana yang lain. Jadi barang bukti harus melekat pada tersangka, jadi berani melakukan upaya penyidikan berlanjutan. Mau transaksi namun demikian belulm transaksi selsai sudah ketahuan. Karena  sudah ada upaya penyelidikan sebelumnya dia akan mengedarkan bahan narkoba itu,“ Ajun Komisaris Polisi Paidi menguraikan kepada RRI, Jum’at (17/2/2017)

Untuk tersangka perempuan berinisial WK (38) warga Desa/Kec. Sumberejo, Kab. Bojonegoro dikatakan Ajun Komisaris Polisi Paidi, menidaklanjuti laporan masyarakat bahwa pelaku seorang pengguna narkoba. Pada penangkapan di depan salah satu minimarket yang berada di Desa/Kec. Dagangan, Kab. Madiun itu polisi berhasil menyita shabu seberat 0,33 gram.

‘Pengakuan tersangka ini dikasih (diberi) orang untuk dikonsumsi, inikan untuk mengkonsumsi,” Ajun Komisaris Polisi Paidi menjelaskan.

Sementara untuk tersangka berinisial HP (35) warga Desa Kertobanyon, Kec. Geger, Kab. Madiun ditegaskan Ajun Komisaris Polisi Paidi, ditangkap petugas di depan Mushola SPBU Geger, Kab. Madiun itu merupakan pengedar. Saat ditangkap, pelaku kedapatan tiga buah bungkus plastik berisi shabu seberat 0,86 gram, handphone serta sepeda motor Honda Vario Nopol AE 6874 NF.

“Untuk HP ini juga mengedarkan, menguasai menyimpan dan mau mngedarkan barang ini. Namun sebelum sempat menyampaikan kepempeli dia (HP) sudah keburu ketangkap oleh petugas,” dikatakan Ajun Komisaris Polisi Paidi.

Saat ditangkap, ketiga pelaku  tidak ada perlawanan, dan untuk mempertanggungjawabkan  perbuatnnya pelaku di jerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal 10 Rp10 milyar,” tandasnya. (AY/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00