• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sudut Istana

Wapres JK Sebut Siti Aishah Korban dan Bukan Agen

17 February
15:35 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menyebutkan Siti Aishah yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) diduga membunuh Kim Jong Nam di Kuala Lumpur, Malaysia merupakan korban dari korban pembunuhan kakak tiri dari Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Menurut Wapres Jusuf Kalla, Siti Aishah merupakan korban rekayasa atau penipuan yang diperalat oleh pihak tertentu yang telah lama merencanakan pembunuhan terhadap Kim Jong Nam.

Kim Jong Nam diduga dibunuh oleh 2 orang wanita di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) sesaat sebelum dirinya terbang menuju Macau, Hongkong pada Kamis (16/2/2017) lalu. 2 orang wanita tersebut yaitu Siti Aishah dan Doan Thi Huong merupakan WN Thailand. Kementerian Luar Negeri RI juga telah membenarkan Siti Aishah merupakan WNI kelahiran Serang, Banten pada 11 Februari 1992.

"Apa yang terjadi di Kuala Lumpur itu korban dari korban, jadi Kim (Jong Nam) itu ya korban dari korban, karena ini Aishah korban juga, korban dari semacam rekayasa atau penipuan," ungkap Wapres Jusuf Kalla kepada wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, pada Jum'at (17/2/2017).

Wapres JK menilai Siti Aishah bukanlah agen khusus yang ditugaskan untuk membunuh Kim Jong Nam, seperti dikabarkan oleh sejumlah media. Jika Siti Aishah merupakan agen khusus yang ditugaskan membunuh Kim Jong Nam, WNI tersebut pasti sudah bersembunyi dan melarikan diri dari pengejaran pihak keamanan Malaysia.

"Kalau benar dia merupakan agen, saya kira sudah tidak ketahuan kemana rimbanya, tapi kok dia pergi di hotel tidur, bersembunyi, baru di kota itu sendiri, di dekat Airport itu," kata Wapres JK.

Sebab terbunuhnya Kim Jong Nam diduga menggunakan racun yang disemprotkan atau ditempelkan ke mulutnya dinilai telah menggunakan kemajuan ilmu dan teknologi, sehingga dirinya dengan mudahnya tewas tanpa mengalami luka-luka.

"Suatu metode, cara baru untuk, tapi ini kan mempermaikan suatu apa namanya ilmu lah, atau teknologi bahwa racun dengan cara sederhana disemprotkan bisa kena orang," tambahnya.

Korea Utara telah meminta Malaysia untuk segera memulangkan jenazah Kim Jong Nam ke Pyongyang untuk disemayamkan di rumah duka. Selain itu, pihak Korea Utara pun belum memberikan komentar terhadap insiden pembunuhan yang menimpa salah satu keturunan dari Pimpinan Korea Utara tersebut. (QQ/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00