• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Satgas Raider 641/Beruang Gagalkan Penyelundupan 1,5 Ton Minyak Tanah

17 February
07:10 2017
0 Votes (0)

KBRN, Atambua : Satuan Tugas Pengamanan perbatasan (Satgas pamtas) RI-RDTL yonif Raider 641/beruang yang menjaga perbatasan di Sektor Timur, Atambua Kabupaten Belu propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minyak tanah (Mitan) sebanyak 1,5 ton di Pantai Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Minyak tanah illegal itu digagalkan tim gabungan saat operasi bersama personel Pos Mota’ain PLB, Mota’ain I Satgas Yonif Raider 641/Bru, Tim gabungan Intel Rem 161/WS dan Unit Kodim 1605/Belu dibawah Pimpinan Dankipur I Mota’ain PLB Lettu Inf. Miftahul Khoiron pada patroli malam hari.

Dansatgas Yonif Raider 641/Beruang, Letkol (Inf) Wisnu Herlambang dikonfirmasi RRI, Jumat (17/2/2017) mengatakan, 1.530 liter minyak tanah itu ditimbun di tiga buah gubuk yang berada di tepi Pantai Mota’ain dan siap diselundupkan ke Timor Leste.

“Penggagalan ini merupakan bagian dari operasi rutin dan pengendapan di malam hari yang di lakukan personil satgas. Kita hanya berhasil amankan ratusan jerigen berbagai ukuran yang berisi minyak tanah, sementara pemiliknya barang buktinya tidak diketahui,” ungkapnya

Menurut Letkol (Inf) Wisnu Herlambang, barang bukti 1.530 liter minyak tanah yang diamankan di tiga gubuk dipinggir pantai Mota’ain diisi dalam puluhan jerigen, terdapat 15 buah jerigen ukuran 20 liter atau sebanyak 300 liter dan 246 buah jerigen ukuran 5 liter atau sebanyak 1.230 liter.

“Total BBM Minyak tanah ada sebanyak 1.530 liter. Barang buktinya sudah diamankan di Makodim 1605/Belu, untuk selanjutnya menunggu petujuk dari Pangdam dan Danrem guna pemusnahan,” pungkasnya. (FLL/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00