• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

Produksi Batik Daur Hidup Manusia Adaptasi Tembang Jawa

11 February
10:22 2017
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Permaisuri Kadipaten Pakualaman GKBRAy Adipati Paku Alam 10 GKBRAy Adipati Paku Alam 10 mengatakan, saat ini dirinya tengah memproduksi batik motif baru khas Paku Alaman yang diadaptasi dari naskah kuno Pakualaman.

Yakni perjalanan hidup seperti pada filosofi tembang jawa, mulai dari Maskumambang, Mijil, Kinanti, Sinom, Asmarandana, Gambuh, Dhandanggula, Durma, Pangkur Megatruh dan Pocung.

Menurutnya, saat ini produksi keseluruhan batik corak daur hidup masih dalam proses pengerjaan. 11 Batik motif daur hidup ini direncanakan diluncurkan April mendatang di Jakarta.

"Saya membatik baru, jadi motif-motif atau gambar-gambar di naskah kuno, itu gambarnya saya batik. Sekarang saya lagi membatik tentang daur kehidupan kayak lagu Macapat itu dari Maskumambang sampai Pocung," katanya, Sabtu (11/2/2017).

Salah satu pembatik, Jejer Mas Sido Asih memgaku tengah mengerjakan produksi batik Kinanthi, dirinya mengaku membatik corak baru bukanlah hal mudah, harus dilakukan penuh kehati-hatian agar hasilnya benar-benar halus dan makna pesan dapat tersampaikan dengan baik. (Wur/HF) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00