• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Bupati Subang Non Aktif Ojang Sohandi Divonis 8 Tahun Penjara

11 January
22:36 2017
1 Votes (4)

KBRN, Subang: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Bandung Jawa Barat, yang dipimpin Longser Sormen, menjatuhkan vonis 8 tahun penjara, denda Rp300 juta, kepada terdakwa Bupati Subang non aktif Ojang Sohandi, karena terbukti melakukan Korupsi, Suap Tindak Pidana Pencucian Uang, (TPPU)..

Vonis yang diterima Ojang Sohandi tersebut, lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntu Umum (JPU) KPK, yang menuntutnya 9 tahun penjara.
Stelah Majelis Hakim mengetuk palu, tanda persidangan selesai, di ruang I, Pengadilan Negeri Tipikor Bandung Jawa Barat, Jalan R.E. Martadinata, Rabu (11/1/2017) malam, Ojang bergegas menyalami Hakim dan JPU KPK, dalam persidangan Ojang mengenakan Kemeja putih lengan panjang, celana hitam, dan sepatu hitam, dan Ojang terlihat tersenyumn dan menerima putusan Ketua Mejelis Hakim, yang memvonisnya 8 tahun Penjara.
"Apapun yang menjadi keputusan Majelis Hakim, Saya bersyukur, Saya terima dan akan Saya jalankan vonis hukuman 8 tahun penjara ini," ujar Ojang.
Sementara itu Ojang bersama dengan Penasehat hukumnya menerima putusan Majelis Hakim tersebut, sedangkan JPU KPK memilih pikir-pikir.
Dalam kesempatan itu, Ojang juga sempat menyampaikan pesan untuk Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih, agar melanjutkan roda Pemerintahan dan menjaga seluruh PNS di Subang, dan Ia berharap, kasus yang menimpanya itu, tidak terulang lagi dimasa yang akan datang, cukup sampai dirinya saja.
"Saya titip Pembangunan untuk terus dilanjutkan oleh Ibu Imas, sesua dengan ketentuan yang berlaku, apa yang sudah Saya lakukan, yang kurang bagusnya, jangan sampai terulang kembali, Saya juga titip, semua PNS, jangan sampai tersakiti, karena Mereka itu, bagaimanapun adalah masyarakat Subang, sebab maju mundurnya Subang ada dipundak Mereka," tegas Ojang. (RE/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00