• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Kamis Siang, 161.599 Surat Suara Tiba di KPU Singkawang

11 January
19:50 2017
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak: KPU Kota Singkawang telah mencetak 161.599 lembar surat suara untuk Pilwako Singkawang 2017. Jumlah surat suara sesuai DPT sebanyak 155.514 plus 2,5% cadangan. Lalu ditambah 2000 untuk Pemungutan Suara Ulang. Pencetakan dimulai Selasa (10/1/2017) siang di salah satu percetakan di Surabaya, Jawa Timur.

"Kita baru saja melakukan monitoring secara langsung ke perusahaan bersama kawan - kawan Panwas dan Polres Singkawang mulai tanggal 9 kemarin dan mudah - mudahan besok itu sudah dilakukan pengiriman sampai di Kota Singkawang. Pengiriman menggunakan ekspedisi dan dikawal aparat dari Polres Singkawang," ujar Ketua KPU Kota Singkawang, Ramdan, di Pontianak, Rabu (11/1/2017) sore.

Setiba di KPU, lanjut Ramdan, surat suara akan disortir terlebih dahulu dan dilakukan pelipatan, sebelum didistribusikan ke TPS melalui PPK. Tahapan tersebut telah diatur sesuai time schedule KPU.

"Setelah dilipat kemudian dihitung jumlahnya berdasarkan masing - masing TPS yang ditambah dengan 2,5 % cadangan. Nah, sampai waktunya nanti baru kita distribusikan," lanjut Ramdan.

Dalam penyortiran, sambung Ramdan, akan dilakukan oleh internal KPU, namun untuk pelipatan surat suara akan melibatkan pihak luar. Dalam pengawasan proses pelipatan tersebut, KPU tetap akan berkoordinasi dengan Panwas dan Polres Singkawang.

Ditanya kenapa harus mencetak surat suara ke Surabaya, Ramdan, mengatakan, bahwa lelang memang dilakukan secara terbuka dan semua perusahaan di Indonesia boleh melakukan penawaran.

"Sekarang ini kan proses pengadan itu harus E-Katalog, jadi kita juga ndak tahu. Kita hanya menyampaikan melalui ULP sekian jumlah surat suaranya, lalu dilakukan penawaran se Indonesia. Jadi kita ndak tahu juga. Kemudian kita dapat informasi, oh ternyata, pemenangnya itu perusahaan dari Surabaya," terang Ramdan. (BS/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00