• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Luar Negeri

Obama: Demokrasi Tidak Berarti Keseragaman

11 January
09:33 2017
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Presiden Barack Obama menyampaikan pidato terakhirnya sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat. Pidato perpisahan disampaikan Obama pada Selasa (10/1/2017) waktu setempat atau Rabu (11/1/2017) pagi WIB.

Dalam pidatonya, Presiden Obama berbicara tentang demokrasi. Obama mengatakan demokarasi itu tidak mesti seragam. Artinya, perbedaan dalam menyampaikan pendapat merupakan perkara yang wajar.

“Demokrasi tidak berarti keseragaman. Para pendiri bangsa kita juga kerap berdebat. Tapi demokrasi adalah perlu solidaritas dan kesetaraan. Kita akan naik atau jatuh bersama,” kata Obama dalam pidatonya.

Obama juga mengatakan, ada masa demokrasi dan solidaritas terancam seperti ancaman kemiskinan, dan ancaman teroris. Oleh sebab itu, upaya yang dilakukan untuk mengatasi ancaman, akan menentukan nasib di masa mendatang.

Pada kesempatan itu, Obama memastikan bahwa proses transisi ke pemerintahan baru dibawah pimpinan Donald Trump akan berjalan dengan mulus.

“Saya janjikan semua akan berjalan dengan mulus,” tegas Obama.

Obama juga mengatakan Amerika memiliki masa depan yang baik apabila demokrasi bekerja dengan baik. Pengangguran dan kemiskinan di Amerika terus turun dan kesadaran orang kaya membayar pajak meningkat. Pidato dari Obama mendapatkan sambutan yang meriah dari warga Amerika. (Mon/Sgd/Foto: Washington Post/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00