• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Belasan Kelurahan di Ternate Jadi Target Penataan Kawasan Kumuh

5 November
18:12 2016
0 Votes (0)

KBRN, Ternate : Sesuai hasil verifikasi dari Tim Leadership Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kementrian PU-Pera Wilayah Maluku Utara, telah menetapkan 16 Kelurahan di Kota Ternate yang menjadi target penataan kawasan Kumuh. Bahkan direncanakan pada tahun 2017 nanti sudah akan dilakukan penataan kawasan kumuh yang ada tersebut.

Ketua Tim Leadership Program Kota Tanpa Kumuh ( Kotaku)  Provinsi Maluku Utara Samsudin Genda mengatakan, sesuai dengan yang di SK kan oleh Walikota Ternate untuk kawasan kumuh di Kota Ternate sebanyak 13 titik dengan luas kawasan 21,70 hektar.

Namun, menurut Samsudin, setelah dilakukan ferivikasi kembali telah mengalami peningkatan sampai mencapai 61 hektar  yang tersebar di 16 Kelurahan di Kota Ternate.

"Kawasan - kawasan rawan bencana pun dimasukan sebagai kawasan kumuh di Kota Ternate dan telah ditetapkan yakni di Kelurahan Tubo. Karena ditempat tersebut dilihat dari perumahan  yang rata - rata kumuh sehingga harus ada action," ungkapnya kepada RRI di Balai Kota, Sabtu (5/11/2016).

Selain itu, kata Samsudin, dari 16 Kelurahan di Kota Ternate itu Kelurahan Makasar Timur yang menjadi prioritas karena berada di pusat Kota. Selain itu juga untuk kawasan Selatan dimulai dari Kelurahan Kalumata sampai ke  Kelurahan Tuboko dan di wilayah Utara dimulai dari Kelurahan Gamalama hingga ke Dufa Dufa dan didalam dokumen telah diproritaskan kawasan Gamalama sampai  Ke Kelurahan Dufa - Dufa merupakan kawasan yang harus dituntaskan secepatnya paling lambat di 2017 ini sudah mengalami perubahan.  

"Jadi apapun nanti apakah dilakukan relokasi nanti akan dibicarakan. Yang jelas ini merupakan penataan lingkungan yang membahagiakan semua pihak," ungkapnya.

Penataan kawasan kumuh, lanjut Samsudin, diperkirakan untuk 21 hektar  akan  tuntas pada tahun  2021, sedangkan estimasi anggaran yang dilakukan selama lima tahun dengan perkiraan anggaran Rp 200 milyar sampai Rp 250 milyar.

"Jadi memang untuk penanganan kumuh untuk Kota Ternate  sudah  merupakan bagian proritas untuk diselesaikan, dan di Indonesia 100 Kabupaten Kota yang  salah satunya Kota Ternate," tandasnya.

Sementara itu Plh, Kepala Dinas PU Kota Ternate, Risval Tri Budiyanto secara terpisah mengatakan, fokus program Kota Tanpa Kumuh akan dimulai tahun depan dan empat kawasan akan masuk dalam prioritas.

"Empat kawasan tersebut ialah Mangga Dua, Mangga Dua Utara, Kayu Merah dan Makassar Timur, yang anggarannya masuk melalui dana transfer daerah. Namun untuk dana melalui Perumahan Pemukiman sudah masuk melalui Dana Alokasi Khusus kurang lebih Rp 11 miliar.

Meskipun demikian menurut Risval, untuk rekon DAK baru akan berlangsung pekan depan di Lombok dan disitulah akan dipaparkan apakan berupa bantuan langsung ke masyarakat yang kualitas huniannya masih rendah ataukan dikontrakan, yang jelas belum diketahui pasti mekanismenya.

"Karna belum ada juknisnya. Mungin hari Senin baru bisa diketahui. Namun jelasnya Ternate kecipratan 11 miliar untuk bidang infrastruktur Perumahan dan Pemukiman," tutup Risval. (ZN/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00