• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Tiga Menteri Indonesia bersama 11 Negara Luncurkan 'World Environment Movement'

20 September
21:00 2016
2 Votes (3.5)

KBRN, Jakarta : Gerakan Sosial 'World Environment Movement' resmi diluncurkan pada malam puncak International Film Festival for Peace, Inspiration and Equality, Senin (19/9/2016) malam.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Ibu Liy Wahid, raja dan ratu dari seluruh Nusantara, sineas-sineas dari mancanegara, artis-artis ibukota, aktivis dan budayawan turut meluncurkan gerakan tersebut.

Gerakan Sosial World Environment Movement merupakan sebuah gerakan sosial yang bertujuan membangun awareness masyarakat dunia akan pentingnya lingkungan hidup bagi kemanusiaan dan perdamaian. Dan tidak ada kemanusiaan dan perdamaian tanpa lingkungan hidup, begitu juga sebaliknya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan bahwa Indonesia harus mengambil posisi terdepan dalam kampanye Lingkungan Hidup dan tidak boleh main-main dalam menangani masalah yang sangat serius ini. Semua pihak, khususnya kalangan media dan dunia kreatif adalah ujung tombak untuk membangun kesadaran ini.

Sedangkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, menjaga lingkungan hidup merupakan hal yang sangat penting. Ia juga merasa senang dapat menjadi bagian dari acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika mengucapkan selamat pada para sineas yang menerima penghargaan di Festival Film Perdamaian dan Kemanusiaan yang dirayakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan tema “Environment for Peace  and Humanity” tersebut.

Sedangkan Shinya Watanabe dari Jepang, seorang kurator musium dan seniman film memberikan apresiasi atas inisiatif Indonesia dalam Lingkungan Hidup. Hal ini semakin diperkuat setelah Shinya yang berdomisili di Jerman ini mengunjungi Musium KLHK bersama rekan-rekannya dari 11 negara. (Rell/HF/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00