• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Manfaatkan Media Massa, DJP Kalbar Optimis Rasio SPT WP Meningkat

26 February
16:35 2020
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : 

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Barat mengajak media massa berperan aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memenuhi kewajiban dan hak perpajakannya dengan menggelar Seminar bertajuk Peran Strategi Humas  di Era Industri 4.0, Rabu (26/02/2020). Kegiatan seminar ini pun dihadiri sejumlah awak media dari berbagai media cetak, elektronik, maupun televisi.

“Efek media massa memang memberikan pengaruh yang besar pada setiap informasi yang tersebar di muka umum, karenanya kami berupaya mengedukasi masyarakat tentang perpajakan melalui strategi kehumasan dari media sosial”, kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Barat, Farid Bachtiar.

Selain itu terjadi peningkatan rasio kepatuhan penyampain Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) mengalami peningkatan dari tahun 2018 yang sebesar 75,13% menjadi 75,58%  di tahun 2019. Menurut Farid peran media massa sangat mempengaruhi peningkatan rasio kepatuhan penyampaian SPT.

“Penggunaan media massa ini bertujuan meningkatkan akses masyarakat dalam system perpajakan, meningkatkan kualitas komunikasi dengan program seperti sosialisasi, call center, kehumasan. Kalau pada reformasi sebelumnya kita lebih banyak fokus ke organisasi kali ini kita akan fokus ke public community”, ujarnya.

Sementara itu, target penerimaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Barat tahun 2019 mencapai 7,82 triliun rupiah kemudian meningkat 21,88% dari realisasi penerimaan tahun 2018 yang hanya sebesar 6,46 triliun rupiah.Oleh karena itu, realisasi penerimaan pajak sampai dengan tanggal 31 Desember 2019 sebesar 6,788 triliun rupiah atau setara 86,76 % dari target penerimaan yang sebesar 7,82 triliun rupiah. Namun, bila dibandingkan dengan penerimaan pada 31 Desember 2018 terdapat pertumbuhan sebesar 5,26%. (Hermanta/Kiki)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00