• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

ACT Salurkan BERISI Tahap Dua ke Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 1

1 November
10:01 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Kalbar kembali menggulirkan Program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI). Untuk tahap kedua, ACT menyalurkan kepada santri yang bermukim di Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 1, Parit Sembin, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (31/10/2019) sore. 

Head of Marketing ACT Provinsi Kalbar Iman Fahruji mengatakan, penyaluran BERISI ini merupakan kelanjutan dari program BERISI tahap pertama yang dilakukan Jum'at (25/10) lalu. Menurutnya, ACT hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan santriwan dan santriwati Indonesia agar dapat terus bersemangat dalam menimba ilmu agama. 

"Program BERISI ini sebagai salah satu aksi nyata apresiasi kepada para santri yang ikut berkontribusi dalam membangun negeri. Pada tahap pertama, ACT telah menyalurkan 210 ton beras kepada ratusan pondok pesantren yang tersebar di 21 provinsi se-Indonesia," katanya sesuai rilis yang diterima rri.co.id Jum'at (1/11/2019). 

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, ACT bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Kalbar, khususnya kepada santri di pondok pesantren Hidayatul Muslimin ini," tambah Iman Fahruji. 

Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 1 merupakan pondok pesantren yang berada di bawah naungan Yayasan Hidayatul Muslimin Kubu Raya yang telah berdiri sejak tahun 1983. 

"Dengan total kurang lebih 300 santriwan dan santriwati,  Pesantren Hidayatul Muslimin 1 terdiri dari pondok pesantren, panti asuhan, Madrasah Aliyah (setara SMA), Madrasah Tsanawiyyah (setara SMP) dan Madrasah Ulya (setara paket C). Diharapkan dengan kunjungan dari tim ACT Kalbar, ke depannya juga membuka peluang untuk para dermawan bisa lebih berkontribusi dalam memberikan bantuan untuk pondok pesantren Hidayatul Muslimin 1," ucap Ustadz Hamdi Pembina Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 1. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00