• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

Bupati Muda Tinjau dan Langsung Hadirkan Solusi ke Warga Terdampak Air Pasang

19 October
16:24 2019
4 Votes (4.3)

KBRN, Kubu Raya: Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) dalam beberapa minggu terakhir, membuat sejumlah daerah terutama di Kecamatan Sungai Raya terjadi air pasang.

Di bawah guyuran hujan lebat, Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H langsung meninjau kondisi pemukiman warga di Parit Cabang Kiri Dusun Teluk Permai Desa Teluk Kapuas Kecamatan Sungai Raya, Sabtu (19/10/2019).

Saat tiba di lokasi, puluhan warga dan belasan anak-anak yang sedang bermain air dan mandi hujan langsung menyambut kedatangan orang nomor satu di Kubu Raya ini. Dalam kunjungannya, dengan menggunakan baju kaos putih dilapasi sweter hitam dan celana jean, Bupati menyusuri jalan yang tergenang air pasang sedalam 20 cm dan bersilaturrahmi dengan warga yang rumahnya terdampak air pasang di Gang Family Surti. Pada kesempatan ini, Bupati berdikusi dengan tuan rumah Nur Aini (37th) dan warga setempat terkait musibah ini, dan memberikan solusi kepada warga terdampak air pasang.

Bupati Muda mengatakan, air pasang yang menggenangi perumahan warga di daerah ini memang sudah sering terjadi setiap datangnya musim penghujan. Mengingat daerah ini merupakan daerah yang memiliki dataran paling rendah. Sehingga sedikit saja hujan mengguyur, daerah ini sudah tergenang air pasang.

"Kondisi ini memang sudah terjadi dalam beberapa Minggu terakhir berdasarkan laporan dari warga. Bahkan wilayah ini memang sangat rendah, dan sejak dulu, setiap kali musim penghujan wilayah ini tergenang air. Dengan Kondisi ini, Kita juga tidak tinggal diam, bahkan Kita juga sdh mensurvei dibeberapa tempat untuk cara mengurai agar segera ditangani. Sehingga pada awal tahun 2020 mendatang, agar tingkat pasangnya bisa segera surut", ungkap Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H saat mengunjungi pemukiman warga terdampak air pasang di Parit Cabang Kiri Dusun Teluk Permai Desa Teluk Kapuas Kecamatan Sungai Raya, Sabtu (19/10/2019).

Bupati Muda Langsung Hadirkan Solusi Program Bedah Rumah Berupa Peninggian Lantai Rumah Terdampak Air Pasang

Bupati menuturkan, dengan melihat hampir rata-rata pemukiman warga ini tergenang air antara 10 hingga 20 cm. Pemerintah Daerah mengambil terobosan dengan program Bedah Rumah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 dengan melakukan peninggian lantai rumah warga.

"Langkah ini kita lakukan, untuk meminimalisir resiko dulu. Karena setiap musibah air pasang ini yang perlu kita hindari adanya stop kontak yang mengakibatkan setrum terhadap warga dan menghindari binatang yang sewaktu-waktu masuk ke rumah warga, seperti ular, cacing dan lain sebagainya.

Bupati menjelaskan, dalam program peninggian lantai rumah warga ini, Pemerintah Daerah akan menyiapkan bahan matrealnya sementara pengerjaannya akan dilakukan secara gotong royong oleh warga.

"Kita sudah memerintahkan kepada pihak Desa, untuk segera mendata dengan mengumpulkan Kartu Keluarga (KK) yang terdampak air pasang ini, untuk segera diberikan solusi dengan program Bedah rumah berupa peninggian lantai rumah. Nanti kita akan berikan bahan matrealnya, sedangkan pengerjaannya akan dilakukan secara gotong royong oleh warga dan Alhamdulillah warga menyanggupinya untuk melakukan gotong royong", tuturnya.

Selain itu, pihaknya sudah menugaskan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan survey ke beberapa lokasi air pasang tersebut. Berdasarkan survey yang dilakukan sebanyak dua kali ke lapangan oleh dinas PU mesti diambil langkah melancarkan air ke arah alternatif lain dengan penggalian saluran dan membuka saluran yang sudah tersumbat.

"Pasang air di paret cabang kiri, Parit Derabak, Paret Bugis, Paret Semben dan Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya terjadi hampir tiap musim penghujan. Ketika curah hujan tinggi dan permukaan air di sungai Kapuas juga sama tinggi dan berada di dataran rendah, sehingga tidak bisa bergerak dan dipaksakan surut dalam waktu cepat. Hal ini dilakukan agar minimal pasang air nya lebih cepat surut karena terurai ke saluran lainnya. Karena ini tidak bisa dikerjakan sekarang, mengingat anggarannya sudah berjalan, maka ini akan kita tangani pada tahun 2020, karena tidak bisa dikerjakan sekarang harus mengikuti mekanisme yang berlaku agar tidak melanggar hukum," paparnya.

Dirinya menyatakan, banjir di Kecamatan Sungai Raya ini sempat viral di media sosial Facebook karena warga disana memasang spanduk di depan gang bertuliskan, "Selamat Datang di Wisata Air gratis". Menurutnya, apa yang dilakukan warga disini merupakan hal yang wajar sebagai langkah penyaluran aspirasi masyarakat. Namun, dirinya menyatakan Pemkab Kubu Raya sudah melakukan langkah untuk mengatasi hal ini.

"Semoga ikhtiar ini akan ada dampak baik nya ke depan dan harap warga disana bisa memahami dan memaklumi atas kondisi ini, karena penanganan seperti ini tidak bisa langsung disulap, mesti berproses sesuai prosedur aturan hukum. Semoga anak-anak di sekitar area pasang ini dipantau dan terjaga kesehatan nya. Dengan program Bedah Rumah berupa peninggian lantai rumah setidaknya bisa mengantisipasi air pasang agar tidak masuk ke dalam pemukiman warga dan saya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar Minggu besok (20/10/2019) untuk mengecek kesehatan warga di sini, untuk memngantisipasi penyakit diare dan gatal-gatal pada kulit", jelasnya.

Usai mendengar solusi yang diberikan Bupati Muda, puluhan warga dan belasan remaja yang hadir, spontan langsung mengucapkan syukur seraya mengucap Alhamdulillah dan berterima kasih dengan respon dan solusi cepat yang diberikan Kepala Daerah mereka.

Sementara itu, Ketua RT 06 RW 01 Parit Cabang Kiri Dusun Teluk Permai Desa Teluk Kapuas Sayuti mengatakan, air pasang yang menggenangi rumah warga di wilayah ini sudah terjadi sejak hari Kamis (17/10/2019) malam. Yang mana pada saat itu hujan dengan intensitas lebat terjadi sejak Kamis malam hingga Jum'at (18/10/2019) dini hari sehingga kondisi ini mengakibatkan sejumlah rumah warga mulai tergenangi air pasang.

"Air pasang yang menggenangi pemukimanan warga ini sudah ke 3 kalinya terjadi sejak bulan Oktober ini. Sampai saat ini, terdapat 25 rumah yang tergenang air pasang dan 6 Kepala Keluarga yang mengungsi. Selain Desa Teluk Kapuas, Desa Parit Baru juga terdampak terjadinya air pasang ini, karena Dusun kita bersebelahan dengan Desa Parit Baru, maka", ungkap Ketua RT 06 RW 01 Parit Cabang Kiri Dusun Teluk Permai Desa Teluk Kapuas Sayuti.

Sayuti menambahkan, Pemerintah Daerah juga sudah memerintahkan pihak Desa untuk mendata pemukiman warga yang teredam air untuk dilakukan bantuan peninggian lantai rumah dan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar pagi tadi juga sudah memberikan sembako berupa mie instan sebanyak 106 dus, Minyak goreng 106 liter dan gula 1 kilo per KK kepada warga di sini.

"Alhamdulillah, pak Bupati Muda sudah merespon kondisi ini dengan memerintahkan pihak Desa untuk secepatnya mendata perumahan warga yang tergenang air pasang, sehingga dapat menerima bantuan bedah rumah berupa peninggian lantai rumah warga. Terima Kasih pak Bupati", jelasnya dengan rasa syukur.

  • Tentang Penulis

    Rino Kartono Mawardi

    1. Perjuangan Tanpa Pengorbanan adalah Omong Kosong dan Perjuangan Tanpa Do'a Merupakan Suatu Kesombongan...

  • Tentang Editor

    Rino Kartono Mawardi

    1. Perjuangan Tanpa Pengorbanan adalah Omong Kosong dan Perjuangan Tanpa Do'a Merupakan Suatu Kesombongan...

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00