• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Kabut Asap Ancam Kesehatan, Rabu Besok Pemkab Kubu Raya Perpanjang Libur Sekolah dan Menggelar Shalat Istisqo'

17 September
21:10 2019
1 Votes (5)

KBRN, Kubu Raya: Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) kembali memperpanjang libur sekolah untuk dua hari kedepan dengan melihat kondisi kabut asap yang semakin pekat dan mengancam kesehatan.

Dilibukannya kembali sekolah ini berdasarkan Surat Edaran Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H nomor. 420/1832/DIKBUD-A/2019 Tentang Libur Terkait Keadaan Cuaca/Kabut Asap yang berisikan sehubungan dengan kondisi kabut asap belum pada kondisi normal, bahkan sangat tidak sehat bagi aktivitas anak didik di sekolah, maka libur sekolah masih tetap berlanjut hingga Kamis 19 September 2019.

Dalam Surat Edarannya, Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H, diperpanjangnya libur sekolah bagi peserta didik mulai dari PADU/TK/SD/SMP Negeri dan swasta ini dengan melihat kondisi kabut asap yang belum normal dan tidak sehat, tentunya hal ini sangat membahayakan kesehatan bagi murid-murid di sekolah.

“Sebenarnya meliburkan sekolah ini merupakan keputusan yang berat buat saya selaku Bupati, namun demi menghindari dampak yang tidak baik bagi kesehatan anak-anak yang belum dewasa, karena kondisi ini juga sangat rentan bagi anak-anak kita terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)”, ungkap Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H di ruang kerjanya,  Selasa (17/09/2019).

Selain itu, dengan diliburkannya kembali sekolah ini, Bupati juga meminta kepada pihak sekolah menyampaikan info ini segera ke seluruh orang tua/wali peserta didik dan menghimbau agar anak-anaknya belajar secara mandiri (bimbingan orang tua) di rumah dan disampaikan juga agar orang tua memperhatikan kesehatan anak-anak mereka dan gunakan masker jika berada di luar rumah serta perbanyak minum air putih.

“Saya juga minta kepada orang tua murid agar dapat memperhatikan kesehatan anaknya di rumah dan di masa libur kabut asap ini, orang tua juga harus mampu memberikan pendidikan dan ilmu pengatahuan kepada anak mereka masing-masing”, Bupati juga menghimbau bagi para pendidik dan tenaga pendidikan di setiap tingkatan agar tetap masuk kerja dengan pengurangan jam kerja, karena tidak ada proses belajar mengajar di sekolah”, imbuhnya.

Ia menjelaskan, untuk menekan jumlah penyakit ISPA di daerah ini, Dinas Kesehatan Kubu Raya pada hari Kamis (12/09/2019) dan Senin (15/09/2019) telah membagikan puluhan ribuan masker kepada masyarakat di sejumlah wilayah di Kecamatan Sungai Raya, tentunya kondisi kabut asap ini bisa cepat berlalu dengan turunnya hujan.

Bupati menutukan, masih belum normalnya kondisi kabut asap ini, dirinya mengajak warga Kubu Raya untuk bersama-sama menunaikan Shalat Istisqo (Shalat minta hujan) yang akan dilakukan pada hari Rabu besok (18/09/2019) pukul 07.30 Wiba di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, jalan Soekarno-Hatta.

“Sebagai manusia, kita sudah berusaha dengan kemampuan kita agar kabut asap ini cepat berlalu, namun kita juga tidak bisa memaksa kehendak Allah SWT. Untuk itu dengan Ihktiar, saya mengajak seluruh warga Kubu Raya yang berada tidak jauh dari Kantor Bupati Kubu Raya, mari kita bersama-sama menunaikan Shalat Istisqo, semoga saja kondisi cuaca dalam kategori tidak sehat ini tidak berlanjut dan semoga Allah SWT mengijabah do’a kita semua dan  hujan turun merata membasahi Bumi Layar Meretas ini, sehingga anak-anak didik bisa kembali bersekolah untuk mengikuti proses belajar mangajar. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.”, harapnya.

  • Tentang Penulis

    Rino Kartono Mawardi

    1. Perjuangan Tanpa Pengorbanan adalah Omong Kosong dan Perjuangan Tanpa Do'a Merupakan Suatu Kesombongan...

  • Tentang Editor

    Rino Kartono Mawardi

    1. Perjuangan Tanpa Pengorbanan adalah Omong Kosong dan Perjuangan Tanpa Do'a Merupakan Suatu Kesombongan...

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00