• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Ingin KPK Kuat, Front Mahasiswa Muslim Kalbar Dukung Kinerja KPK Periode 2019-2023

16 September
20:42 2019
1 Votes (4)

KBRN, Pontianak : Front Mahasiswa Muslim Kalbar menggelar Aksi Damai di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura Pontianak, Senin (16/9/2019). Aksi mahasiswa ini bertujuan untuk mendukung dan memperkuat Usulan Revisi Undang-undamg Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Koordinator Aksi, Ismail mengatakan, aksi damai ini mendukung revisi Undang-undang KPK sesuai instruksi Presiden. Para mahasiswa ini juga kata Ismail menegaskan dukungan terhadap Komisioner KPK yang baru saja ditetapkan DPR. 

"Karena ada beberapa catatan penting bahwa ada yang setuju dan ada yang tidak setuju. Kita mendukung tentang usulan revisi tersebut," ujarnya.

Selain itu Front Mahasiswa Muslim Kalbar juga tidak ingin KPK sebagai lembaga anti rasua menjadi tumpul kinerjanya, karena adanya terpaan isu tidak setuju terhadap usulan revisi tersebut.

"Kami mendukung Komisioner KPK yang terpilih pada Periode 2019-2023. Karena kita yakin, dengan adanya kepemimpinan yang baru, maka KPK akan menjadi instansi yang lebih kuat dalam memberantas korupsi yang ada di negeri ini," ungkap Ismail. 

Dalam aksi ini para mahasiswa juga menepis isu yang tersebar serta menuding kepemimpinan KPK hari ini hanyalah titipan pemerintah. 

"Itu hanya segelintir orang saja yang mengatakan tentang hal itu. Intinya, kami mendukung Komisioner KPK yang terpilih sesuai dengan arahan instruksi dari Presiden," tutup Ismail. 

Ada empat poin yang disampaikan dalam Aksi Damai tersebut yaitu :
1. Mendukung Revisi UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sesuai dengan arahan Presiden.
2. Mendukung Komisioner KPK Terpilih Periode 2019-2023
3. Mendukung sepenuhnya KPK dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi
4. Mengajak semua elemen masyarakat, untuk bersama-sama mengawal dan mendukung sepenuhnya KPK dalam melaksanakan tugas

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00