• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan & Kebudayaan

Pemuda Katolik : Jangan Ada Embel-embel Politik di Perayaan Natal

22 December
20:44 2018
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : Pemuda Katolik Kalimantan Barat (Kalbar) menginginkan perayaan Natal 25 Desember 2018 bebas dari kepentingan politik. Seyogyanya, Natal ini dijadikan ajang untuk bersilaturahmi dan meningkatkan kerukunan hidup antar umat beragama.

“Natal inikan hari besar keagamaan. Maka harus dimanfaatkan bagi yang merayakan, untuk meningkatkan iman dan pertaubatan. Selain itu, Natal ini juga kesempatan untuk bersilaturahmi, siapapun bisa menggunakan momentum ini tanpa embel-embel politik,” kata Ketua Komisariat Daerah Pemuda Katolik Kalbar Maskendari, saat dihubungi via telepon, Sabtu (22/12/2018).

Maskendari juga setuju, jika dalam kegiatan keagamaan seperti perayaan Natal, semua pihak khususnya yang terlibat sebagai peserta Pemilu 2019, bisa menanggalkan atribut politiknya. Termasuk menghindari pemasangan alat peraga kampanye (APK) di kegiatan Natal.

“Intinya, momentum Natal adalah tempat kita untuk menanggalkan atribut politik, membangun silaturahmi yang tulus. Sehingga kembali ke kehidupan antar individu yang lebih nyaman,” jelasnya.

‘Kan sudah jelas dalam aturan, jika peserta pemilu dilarang memanfaatkan kegiatan keagamaan untuk berkampanye. Termasuklah memasang APK, karena itu bagian dari kampanye atau citra diri,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00