• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BKKBN Riau Gelar Rakorda, Program Banggakencana Berhasil Jika Pertumbuhan Penduduk Menurun

27 February
18:33 2020
0 Votes (0)

KBRN, Pekanbaru : Keberhasilan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana) antara lain ditandai dengan penurunan Laju Pertumbuhan Penduduk, Penurunan tingkat Fertilitas, Peningkatan kesadaran masyarakat tentang makna kelurga kecil, serta Peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam mengelola program Banggakencana.

Hal itu ditekankan Asisten Satu Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Ahmadsyah Harrofie, saat menyampaikan sambutan Gubernur Riau pada pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau, Kamis (27/2/2020) di Pekanbaru.

Dikatakan, Rakorda merupakan kegiatan yang sangat strategis untuk menyegarkan komitmen dan peran Pemerintah serta mitra kerja dalam peningkatan akses dan kualitas program BANGGAKENCANA.

Tujuan Rakorda diantaranya adalah untuk membahas rencana kerja/rencana aksi dalam pencapaian quickwin dan kegiatan prioritas Program BANGGAKENCANA tahun 2020, pembahasan strategi program dan kegiatan prioritas BANGGAKENCANA dalam mendukung upaya pencapaian agenda pembangunan nasional dalam RPJMN 2020-2024, serta sosialisaSI rebranding BANGGAKENCANA.

"
Melalui Rakorda Program BANGGAKENCANA tahun 2020, kami harapkan dapat menjadi momentum refleksi sekaligus menumbuhkan harapan dan keyakinan bahwa Indonesia umumnya dan Riau khususnya mampu menciptakan Sumber Daya Manusia Yang Unggul, yaitu manusia yang berkualitas dan berdaya saing," jelasnya.

Menurutnya, tidak ada seorang pun yang boleh tertinggal dari akses layanan dasar dan perlindungan sosial. Sumber Daya Manusia ini akan menjadi kekuatan menyongsong Indonesia Negara Maju 2045.

"

Kita harus berperang melawan stunting dengan meningkatkan asupan gizi dan status kesehatan ibu dan anak. Melalui inisiatif ini kita harapkan masyarakat Indonesia menjadi bermartabat tanpa ada kesenjangan. Hal besar ini bisa kita Iakukan jika BKKBN dapat memastikan bahwa pertumbuhan penduduk kita akan terus seimbang. Dengan pertumbuhan yang seimbang, maka pintu bonus demografi semakin terbuka lebar dan kita bisa memanfaatkannya untuk tujuan pembangunan," sambungnya.

Sebelumnya Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Agus P Proklamasi menyampaikan tentang Pencapaian Program KB hingga tahun 2019.

"Rakorda program banggakencana tahun 2020 diharapkan dapat menjadi momentum refleksi sekaligus menumbuhkan harapan dan keyakinan Indonesia, dan Riau khususnya mampu menciptkan SDM yang unggul yaitu manusia berkualitas dan berdaya saing tinggi," ungkapnya.

Diakui, dengan tujuan itu, maka diharapkan tidak ada seorangpun yang boleh tertinggal dari akses layanan dasar dan perlindungan sosial, guna menyongsong negara maju tahun 2045 dan tentunya perlu diantisipasi berbagai program yang belum tercapai seperti menekan angka TFR, angka putus ber-KB (unmetneed) dan lainnya.

"Oleh karenai tu Rakorda ini diharapkan bertujuan meningkatkan komit dan peran serta pempus, pemda dan seluruh mitra kerja BKKBN, atau kolaborasi unsur masyarakat termasuk peran pemuka agama, sektor swasta akademisi dan pemerintah sangat dibutuhkan, tentunya diperlukan desain program yang mudah dipahami dan berciri khas Indonesia," harapnya. (TS)

00:00:00 / 00:00:00