• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

APR Komitmen Investasi Rp 20 Triliun di Riau

21 February
17:53 2020
0 Votes (0)

KBRN, Pekanbaru : Royal Golden Eagle (RGE) melalui anak perusahaannya, PT Asia Pacific Rayon (APR) berkomitmen menambah investasi senilai Rp 20 triliun di Provinsi Riau untuk memperkuat penghiliran industri dan menggenjot ekspor tekstil.

Hal itu disampaikan Direktur RGE, Anderson Tanoto saat peresmian pabrik serat rayon viskosa milik APR, di Pangkalan Kerinci, Riau, Jumat (21/2/2020).

Dikatakan, jumlah investasi tersebut akan digelontorkan dalam periode 3 tahun depan.

"Dalam rangka mendukung hilirisasi industri dan ekspor, grup kami berkomitmen untuk menambah investasi Rp 20 triliun di 3 tahun ke depan. APR akan memperluas kapasitas produksi hingga menjadi 600.000 ton rayon per tahun," ungkapnya.

Dikatakan, APR merupakan salah satu produsen rayon viskosa (viscose rayon) terintegrasi di Asia. Rayon viskosa merupakan kain alternatif untuk pembuatan kain berbahan dasar minyak mentah yang terbuat dari selulosa kayu.

Pada 2019, PT APR menyempurnakan nilai investasi senilai Rp10,9 triliun untuk memproduksi 240.000 ton rayon di pabrik tersebut.

Menurut Anderson, bahwa investasi itu telah membuka 1.200 lapangan kerja baru, menyumbang devisa hingga US$130 juta per tahun, dan mengurangi impor bahan baku hingga Rp2 truliun per tahun.

"Kami mohon dukungan pemerintah untuk mengambil kebijakan mendukung industri tekstil hulu di dalam negeri terutama di Jawa untuk modernisasi dan meningkatkan efisiensi mesin," imbuhnya.

Total investasi yang telah digelontorkan untuk pengembangan kompleks industri itu disebut Anderson bernilai US$1,1 miliar atau Rp15 triliun.

Lokasi yang berdekatan ini disebut bakal memungkinkan operasi yang terintegrasi, dengan pasokan pulp dari Hutan Tanaman Industri (HTI) terbarukan milik Grup APRIL dapat memasok langsung ke APR untuk produksi rayon viskosa.

Peresmian operasional APR tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti pabrik serta pelepasan kontainer berisi serat rayon oleh Presiden Joko Widodo untuk diekspor ke Turki sebanyak 10.190 ton serta pengiriman ke Jawa Tengah sebesar 12.000 ton.

Dalam kata sambutannya, Presiden Joko Widodo mengapresiasi investasi APR untuk mendukung pengembangan industri teksil nasional.

"Jangan sampai industri garmen kita kalah dengan Vietnam, kita sudah punya bahan baku sendiri sekarang di sini. Negara yang cepat akan mengalahkan yang lambat dan kita ingin menjadi negara yang cepat," katanya.

Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar menyambut baik rencana investasi tersebut karena akan menambah realisasi investasi di Riau khususnya pada tahun 2020.

"Tadi sudah kita dengar bersama, bagaimana komitmen APR untuk menambah investasi di Riau. Tentu ini kami sangat menyambut baik, karena akan mampu merealisasikan target investasi yang ditargetkan oleh BKPM pada tahun ini lebih dari Rp 40 triliun," kata Syamsuar. (TS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00