• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu Serentak 2017

KPU Inhu Periksa Syarat Dukungan Bapaslon Jalur Perseorangan

20 February
17:44 2020

KBRN, Pekanbaru : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) saat ini melakukan pemeriksaan sekaligus penghitungan terhadap persyaratan dokumen berkas minimal dukungan yang diserahkan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan Rezita Meylani dan Junaidi Rachmad.

Hal itu dikatakan oleh Ketua KPU Kabupaten Inhu, Yenni Mairida SE MM, Kamis (20/2/2020) yang dihubungi melalui telepon.

"Ya, pada hari pertama kemarin, KPU Kabupaten Inhu menerima dokumen berkas dukungan pasangan calon Rezita Meylani dan Junaidi Rachmad," jelasnya.

Dikatakan, penyerahan dokumen dukungan itu dilakukan langsung oleh bakal calon bupati pada Pilkada Kabupaten Inhu yakni Rezita Meylani.

"Saya lupa persisnya, tetapi jumlahnya sekitar 40 ribu lebih dukungan perorangan yang diserahkan pasangan calon Rezita Meylani dan Junaidi Rachmad, itu yang sedang kita hitung," ujarnya.

Menurutnya, dokumen yang terima diperiksa dan dicek. Pengecekan itu terutama tentang jumlah minimal dukungan yakni 24.395 KTP elektronik dan jumlah sebaran.

"Belum selesai, tetapi kalau sebarannya di delapan kecamatan. Lalau dokumen yang ada juga dicocokkan dengan Sistim Informasi Pencalonan. Sedangkan untuk verifikasi administrasi dilakukan pada tanggal 27 Februari hingga 24 Maret 2020 mendatang," ungkapnya.

Diakui, KPU Kabupaten Inhu juga menerima surat pemberitahuan disampaikan oleh bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati atas nama dr Nurhadi SPoG dan Toni Sutianto SH. Rencana awal berdasarkan surat yang diterima, diserahkan pada hari pertama namun terjadi pergeseran waktu penyerahan persyaratan dokumen berkas minimal dukungan ke KPU.
 
"Rencananya bakal pasangan calon dr Nurhadi SPoG dan Toni Sutianto SH menyerahkan dokumen ke PKU pada tanggal 20 Februari 2020. Tetapi agenda penyerahan persyaratan bakal pasangan dr Nurhadi SPoG dan Toni Sutianto SH berubah ke tanggal 22 Februari 2020," tambahnya.

Ia menambahkan, minimal dukungan untuk bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan yang dibuktikan dengan fotokopi KTP elektronik sebanyak 24.395 lembar. Kemudian dokumen yang diserahkan itu berisikan model B.1 KWK perseorangan yakni surat pernyataan dukungan.
 
Selanjutnya dalam dokumen tersebut juga dilampirkan model B.1.1 KWK perseorangan berupa surat pernyataan pasangan calon.

"Di dalam dokumen juga melampirkan model B.2 KWK perseorangan berupa rekapitulasi jumlah dukungan dan sebaran," rincinya. (TS)

00:00:00 / 00:00:00