• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ratusan Warga Desak Polda Riau Tangkap Plt Bupati Bengkalis

18 February
16:17 2020

KBRN, Pekanbaru: Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Bengkalis menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Ditreskrimsus Polda Riau, Senin (18/2/2020). Massa mendesak Plt Bupati Bengkalis, Muhammad segera ditahan. 

Dalam aksinya, massa menggunakan pita merah di kepalanya dan membawa spanduk berisikan tuntutan. Muhammad merupakan tersangka dugaan korupsi pengadaan pipa transmisi PDAM di Tembilahan dinilai mencoreng Kabupaten Bengkalis. 

Koordinator aksi, Iwan Saputra dalam orasinya menjelaskan Muhammad sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik Polda Riau. Jika perlu dipanggil paksa memberikan keterangan terkait dugaan korupsi senilai Rp 3,4 miliar. 

"Kami warga Bengkalis datang kesini ingin Plt Bupati Muhammad harus ditangkap! Kami apresiasi Polda Riau bisa menetapkan Muhammad sebagai tersangka," teriak massa aksi, Selasa (18/2/2020). 

Massa yang berorasi di Jalan Gajahmada ini mendapatkan pengawalan dari polisi. Massa memblokir jalan tersebut sehingga aparat turun tangan mengurai kepadatan. 

Menanggapi tuntutan itu, salah seorang perwakilan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau memastikan bahwa penyidik melakukan penyidikan perkara Muhammad dengan profesional dan sesuai ketentuan perundang-undangan. "Kami melaksanakan penegakan hukum dengan tidak melanggar hukum serta sesuai prosedur dan secepat mungkin," ujarnya. 

Sebelumnya, Muhammad juga sudah dipanggil untuk pemeriksaan sebagai tersangka pada Kamis (6/2/2020) lalu. Namun dirinya mangkir tak memenuhi panggilan penyidik. 

Plt Bupati Bengkalis, Muhammad ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PDAM di Kabupaten Inhil yang bersumber dari APBD Provinsi Riau tahun 2013.

Dugaan korupsi tersebut berawal dari proyek milik Bidang Cipta Karya Dinas PU Provinsi Riau tahun 2013, yang menghabiskan dana sebesar Rp3,4 miliar. Proyek ini ditengarai tidak sesuai spesifikasi.

Ketika itu, Muhammad menjabat Kabid Cipta Karya Dinas PU Riau, medio tahun 2013. Selain dia, ada tiga orang lainnya yang juga turut terseret perkara yang sama.

  • Tentang Penulis

    Santi Yunas

    Reporter <br />

  • Tentang Editor

    Santi Yunas

    Reporter <br />

00:00:00 / 00:00:00