• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Status Siaga Darurat Karhutla Resmi Ditetapkan Selama 9 Bulan

11 February
22:16 2020
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru : Gubernur Riau Syamsuar akhirnya menetapkan status siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tingkat Provinsi Riau, terhitung sejak ditetapkan 11 Februari hingga 31 Oktober 2020 atau selama 9 bulan kedepan. Penetapan status siaga darurat karhutla dilakukan dalam rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan, yang berlangsung Selasa malam di Gedung daerah Provinsi Riau. Dikatakan, penetapan status siaga darurat bencana karhutla tingkat Provinsi Riau tahun 2020 berdasarkan aturan yang ada, yakni sudah ada dua atau lebih Kabupaten / Kota yang menetapkan status siaga darurat dan melihat kondisi cuaca yang terjadi saat ini berdasarkan laporan dari BMKG. "Penetapan ini dilakukan karena sudah ada tiga daerah yakni Kabupaten Siak, Bengkalis dan Kota Dumai yang menetapkan status siaga serta adanya laporan dari BMKG terkait kondisi cuaca di Riau sekarang, "kata Gubernur Riau Syamsuar, Selasa (11/2/20). Menurutnya dengan sudah ditetapkannya status siaga darurat bencana karhutla, maka penanganan terhadap karhutla dapat dilaksanakan lebih maksimal dan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bisa diterima, agar kekhawatiran terulangnya bencana asap seperti tahun 2015 dan 2019 tidak terjadi. "Dengan sudah ditetapkannya status siaga darurat karhutla ini, maka penanganan karhutla dapat maksimal dilakukan dan bantuan dari BNPB bisa disalurkan, serta kekhawatiran Pak Presiden terhadap bencana asap yang sampai ke negara tetangga tidak kembali terjadi seperti tahun 2015 dan 2019 lalu, "ungkapnya. Diharapkan semua pihak dapat ikut berperan dalam penanganan dan penanggulangan karhutla, agar Riau terhindar dari bencana kabut asap. "Semua pihak harus ikut berperan aktif dalam penanganan dan penanggulangan karhutla, supaya di daerah kita tidak ada lagi kabut asap yang menyebabkan bencana, "harapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00