• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Migas Center UIR Terbesar di Indonesia Diresmikan

19 December
18:48 2019
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru : Migas Center yang ada di Universitas Islam Riau, Kamis (19/12/2019) diresmikan. Migas Center itu merupakan yang terbesar di Indonesia. Peresmiannya dilakukan oleh Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman, didampingi Kepala SKK Migas Sumbagut, Avicenia Darwis, Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH. MCL, dan Vice Presiden External Affair Hasyim Mohammad Nur serta General Manager KKKS se Sumbagut.

Rektor UIR mengatakan walaupun belum pernah melihat Migas Center di kota lainnya, namun Migas Center di UIR merupakan yang terbesar di Indonesia.

"Di kampus-kampus lainnya itu luas areanya hanya puluhan meter persegi, namun di UIR besarnya mencapai dua ratus meter persegi," katanya bangga.

Dikatakan, setelah berdiri dan diresmikannya Migas Center, sebagai Rektor UIR mewakili lembaganya mengucapkan terima kasih kepada Kepala SKK Migas melalui Kepala SKK MIGAS Sumbagut  Avicenia Darwis, kepada Manajemen CPI dan KKKS Migas yang lainnya yang turut hadir dalam a ara tersebut.

"Ini tidak hanya milik UIR, tetapi juga milik semua masyarakat Riau, milik Provinsi Riau. Siapa saja yang ingin mendapatkan data dan  apa yang  kita lihat hari ini, baru tahap pertama. Kita berharap kontraktor migas  lainnya diharapkan tidak mau kalah dengan CPI yang telah banyak memberikan kontribusi yang cukup besar," ujarnya.

Sementara itu, Vice President External Affair PT CPI, Hasyim Mohammad Nur mengatakan bahwa pada tanggal 23 Desember mendatang salah satu Director Businis Asia Pasifik Chevron akan memberikan kuliah umum di UIR.

"Salah satu manajemen ekspatriat kita akan memberikan kuliah umum pada 23 Desember mendatang. Kita berusaha untuk bisa memotivasi perkembangan teknik perminyakan agar mampu membangun dan membentuk SDM yang unggul," urainya.

Dia juga menceritakan sejarah pendirian Migas Center dengan 5 personil penting di belakang proses perwujudan Migas Center sejak dicanangkan untuk didirikan, yakni Aril, Fitri, Rintawati dari pihak Chevron, Evi (Kepala Humas SKK Migas Sumbagut) serta Muslim.
 
"Chevron berharap Prodi ini menjadi lebih maju dan Migas Center bisa menjadi nara sumber bagi mereka yang akan belajar Migas. Dalam tiap dua pekan sekali akan memberikan praktisi pengetahuan dan juga K3S lainnya akan andil dalam pemberian pengetahuan tersebut," ucapnya.

Disisi lain, Kepala SKK Migas Sumbagut Avicenia Darwis, mengagumi UIR sebagai perguruan tinggi yang Islami. Sejak pagar UIR sudah terasa kedamaian nuansa Islam yang kental.

"Saya kira UIR akan diperhitungkan secara regional maupun di tingkat nasional, sehubungan dengan kiprahnya dalam pendidikan," ungkapnya.

Sedangkan Kadis ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman mengatakan sejak jauh hari,

Gubri sudah mengimpikan Migas Center berdiri. Sebab sudah menjadi impian Gubri.

"Ketika gubernur tahu ada Migas Center di Unand, dia langsung bertanayk kenapa di Riau tidak ada, sementara yang menghasilkan Migas di Riau," katanya menirukan perkataan Gubri.

Migas Center diharapkan bisa memberikan  kontribusi untuk pendidikan soal Migas di Riau. Meskipun Chevron nantinya akan kembali ke PT Pertamina, dan Blok Rokan menjadi tetap akan menjadi yang terbesar dalam.

Indra mengingatkan bahwa Migas yang dikelola  tidak hanya tetap pada teknologi tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan. Maka Migas Center bisa dimanfaatkan sebesar-besarya untuk persiapan yang mantap dalam mengelola potensi Migas yang berteknologi tinggi namun tetap mememlihara lingkungan masa depan yang baik.

Persmian Migas Center dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti oleh pihak Chevron, Rektor UIR, SKK Migas dan Gubernur Riau, yang disaksikan Anggota DPRD Riau, Agung Nugroho, dan pihak terkait lainnya. (TS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00