• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Hasto Wardoyo Beri Kuliah Umum Bagi Mahasiswa Kedokteran UR

6 November
19:24 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pekanbaru: Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Republik Indonesia, dr Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekanbaru, Rabu (6/11/2019). Setelah memberi pengarahan kepada ASN BKKBN Provinsi Riau, juga memerikan kuliah umum kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UR).

Hasto tidak hanya menyampaikan bahwa KB tidak hanya seputar tentang alat kontrasepsi, namun juga tentang cara untuk merencanakan kehamilan. Pria yang sempat menjabat sebagai Bupati Kulon Progo ini memaparkan seputar kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Program KB digagas untuk mengendalikan jumlah penduduk.

"Program KB mengendalikan jarak kehamilan. Pendeknya jarak kehamilan menimbulkan sejumlah resiko. Maka jarak kehamilan pun harus diatur dengan baik. Caranya dengan menggunakan alat kontrasepsi. Memang ada resiko seperti kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah hingga kematian ibu, kalau jarak kehamilannya pendek, maka harus diatur," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Riau melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Proses penandatangan disaksikan langsung oleh dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) (Kepala BKKBN) dan Prof. Dr. Ir. H. Aras Mulyadi, M.Sc. (Rektor UR).

Hasto berharap dengan adanya kerjasama ini pada dokter lulusan UR bisa melayani cabut atau pasang IUD dan implan.

Sementara itu, Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. H. Aras Mulyadi, M.Sc menyebut bahwa penandatangan nota kesepahaman ini adalah bentuk kerjasama dengan BKKBN Perwakilan Riau. Aras menyebut kerjasama dengan BKKBN perwakilan Riau terus berlanjut. Mahasiswa KKN tematik pun terlibat dalam kegiatan BKKBN di daerah.

"Jadi mereka bisa ikut dalam kegiatan BKKBN yang berlangsung di daerah," katanya.

Kuliah umum bertajuk pelayanan keluarga berencaba berkualitas juga bentuk bekerjasama Universitas Riau dan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau.

Disisi lain, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Drs. Agus Putro Proklamasi, MM menyebut bahwa program KB di Riau dalam kondisi on the track. Ia juga menyinggung Kerjasama yang dijalin dalam bentuk memasukkan Pre Service Training ke dalam kurikulum Fakultas Kedokteran.

Program ini dimaksudkan untuk memberikan pembelajaran Pre-Service Training pada instansi pendidikan khususnya bagi mahasiswa yang akan lulus Fakultas Kedokteran UR

"Pre-Service Training ini memiliki manfaat bagi mahasiswa kedokteran untuk meningkatkan kompetensinya dalam memberikan pelayanan KB dan KR yang berkualitas," kata Agus.

Kerjasama itu merupakan lanjutan dari kerjasama yang sudah dilakukan tahun 2017. Namun untuk provinsi Riau baru dilakukan pada tahun ini. Kerjasama bertujuan memberikan keterampilan kepada dokter-dokter muda.

"Jadi mereka diberikan ketrampilan memasang IUD Implan, workshop, seminar, dan lain-lain," urianya. (TS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00