• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

BI dan GenBi Hadirkan Kevin Hendrawan Saat Gelar Talkshow How To Be A Vlogger

17 October
17:50 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pekanbaru : Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau dan Generasi Baru Indonesia (GenBi) Riau menggelar sebuah acara bertajuk Talk Show How to Be A Vlogger, Kamis (17/10/2019) di Kantor Perwakilan BI Riau dengan nrasumber utama yang dihadirkan dalam acara ini pun tidak sembarangan, yakni Yohanes Kevin Hendrawan yang merupakan salah satu pelaku vlogger nasional, yang juga berprofesi sebagai Presenter, Aktor, dan Inspirator hidup sehat yang memiliki perhatian terhadap lingkungan khususnya perubahan iklim.

Acara ini pun dibuka secara langsung oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau, Decymus. Dalam sambutannya, Decymus menyampaikan bahwa perputaran informasi yang cepat dan dikemas secara menarik belakangan telah menjadi tren di kalangan masyarakat khususnya generasi muda.

"Berbagai informasi telah diubah ke dalam konsep yang mudah dipahami dan disampaikan dengan cara-cara baru, salah satunya adalah dengan media video blog (vlog)," kata Decymus.

Vlog jelas Decymus, merupakan salah satu cara blogging dengan memanfaatkan media video yang mengombinasikan gambar bergerak dan audio. Vlog sendiri telah menunjukkan eksistensinya sejak tahun 2004 dan terus menunjukkan perkembangan hingga saat ini.

Decymus pribadi juga mendorong agar seluruh peserta talk show yang sebagian besar kaum milenial, dapat menggunakan video blog secara bijak sebagai sarana yang bermanfaat bagi orang lain dan membuat program-program yang berisi edukasi kepada masyarakat.

Maka dari itu, ia berharap para peserta diharapkan dapat membantu BI untuk mensosialikan kebijakan Bank Indonesia melalui vlog-vlog terkait program-program BI di bidang perekonomian, inflasi dan sistem pembayaran.

"Saat ini, BI juga menggunakan vlog untuk mengkomunikasikan kebijakan kepada publik, seperti aspek moneter, stabilitas sistem keuangan, sistem pembayaran, dan pengelolaan uang rupiah. Tentu saja, kesemuanya disampaikan dengan cara yang menarik dan kekinian," ungkapnya.

Di samping itu, Decymus juga menyadari bahwa keberadaan vlog sebagai sarana pertukaran informasi menjadi semakin penting karena kalangan masyarakat yang menikmati tayangan vlog juga semakin luas. Namun, terdapat pula fenomena di mana vlog justru menjadi sarana untuk menyampaikan informasi yang kurang bermanfaat, tidak mendidik, dan menimbulkan dampak negatif lainnya bagi masyarakat.

"Hal inilah yang menjadikan pelatihan pembuatan vlog bagi para vlogger dan calon vlogger penting agar konten yang diciptakan memiliki nilai informasi dan kualitas yang tinggi. Keberadaan vlog juga menjadi sarana pendidikan bagi masyarakat," kata Decymus.

Saat ini, menjadi seorang blogger juga sudah merupakan sebuah profesi dengan penghasilan yang memadai. Bahkan, sudah menjadi sebuah profesi yang sangat diminati oleh generasi milenial. Konten yang kreatif dan visualisasi yang unik dan menarik menjadi tantangan untuk media vlog. Keberadaan media vlog sangat diminati oleh generasi milenial, sebagaimana yang hadir di ruangan acara, sebagai salah satu sumber informasi.

Talks show ini merupakan salah satu program optimaliasi perpustakaan KPw BI Provinsi Riau pada tahun 2019 untuk meningkatkan kapasitas dan pengelolaan perpustakaan dengan cara yang fun dan menarik. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk upaya untuk mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang benar dan menarik.

Kevin memberikan tip-tip agar sebuah vlog dapat menjadi menarik masyarakat, antara lain cepat merespon hal-hal yang lagi viral atau yang menjadi tren, harus punya branding sehingga mudah diingat oleh masyarkat, konten vlog sesuai dengan dengan passion.

Selain diikuti oleh GenBi yang merupakan komunitas penerima beasiswa Bank Indonesia (BI), acara ini juga diikuti oleh Komunitas Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM), Komunitas Youtuber Kreator Pekanbaru dan banyak pemerhati dan selaku vlogger Pekanbaru. (TS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00