• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pihak DPRD Riau Tidak Setuju LAM Riau Kelola Blok Rokan.

17 October
17:39 2019
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru: Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau keukeh  ingin turut berpartisipasi, dalam mengelola Blok Rokan melalui badan usaha adat yang akan di dirikan.

 

Menanggapi hal itu sejumlah  anggota DPRD Riau angkat bicara yang menyatakan tidak setuju dengan keinginan LAM itu.

 

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, Husaimi Hamidi mengatakan, dirinya tidak menyetujui wacana LAM yang ingin berpartisipasi mengelola Blok Rokan. Menurutnya, sebagai lembaga adat, seharusnya LAM hanya perlu mengurusi adat dan marwah Melayu saja.

 

" Saya tidak setuju LAM yang ingin berpartisipasi mengelola Blok Rokan,  seharusnya LAM hanya perlu mengurusi adat dan marwah Melayu saja," sebut Husaimi Hamidi, Kamis (18/10/2019).

 

Hal senada juga dikatakan , anggota Komisi III DPRD Riau lainnya, Abu Khoiri yang menyebutkan  LAM lebih baik mengontrol dan mengawasi pengelolaan Blok Rokan  seperti halnya dewan ,  bukan terlibat mengelola blok migas yang baru akan lepas dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) tahun 2021 mendatang.

 

" Tidak perlu, Lam hanya mengawasi saja, serahkan sama profesional untuk mengelola Blok Rokan itu, " jelasnya.

 

Politisi PKB itu menambahkan pihaknya menerima informasi pihak Pertamina akan menjual blok tersebut yang seharusnya Pertamina membicarakan nya dengan pemprov Riau selaku pemilik dan dewan akan minta di libatkan terhadap masala itu agar Riau tidak di rugikan 

 

"Kita juga dengar Pertamina akan menjual sahamnya, ini harus di bicarakan dulu dengan Pemprov Riau dan kita akan minta dilibatkan dalam masalah ini," paparnya.

 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ketua DPH LAMR Riau, Datuk Seri Syahril Abubakar mengatakan, bahwa LAM berencana membentuk badan usaha milik adat agar bisa berpartisipasi dalam pengelolaan Blok Rokan.

 

Pertimbangannya, lokasi sumur minyak Chevron saat ini berada di kawasan lahan adat di bawah bekas kekuasaan kesultanan Siak. Tidak hanya itu, LAM mengklaim bahwa pihaknya telah memiliki SDM yang mumpuni untuk berpartisipasi dalam pengelolaan blok migas tersebut.(ls).

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00