• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ulama Dukung Kapolda Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu

9 October
14:46 2019
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau mendukung penuh pendekatan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengadopsi nilai-nilai budaya Melayu dalam memimpin satuannya. Demikian disampaikan Kapolda ketika baru menjabat di wilayah Riau.

"Kapolda Riau yang baru ini mencoba untuk mengadaptasi budaya Melayu, sangat bagus. Kami mendukung dan memang seharusnya seperti itu," ungkap Sekretaris MUI Riau Zulhusni Domo di Pekanbaru, Rabu (9/10/2019).

Sekretaris MUI Riau berharap Irjen Pol Agung yang resmi memegang tongkat komando sebagai Kapolda Riau sepekan terakhir ini dapat memperbaiki citra kepolisian dimasa mendatang. 

Dia menilai, sejumlah tindakan oknum kepolisian dalam mengamankan aksi unjuk rasa yang berujung tindakan represif beberapa waktu terakhir bisa menghilangkan kesan-kesan kekerasan yang telah terjadi. 

Selain itu, Zulhusni juga bercerita jika Polda Riau pernah dipimpin oleh Kapolda yang menerapkan nilai-nilai budaya Melayu dan Islam dengan baik. Diantaranya Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang memimpin Polda Riau pada 2016-2017 silam. Dia berharap Irjen Pol Agung dapat menerapkan kinerja positif Kapolda Riau sebelumnya yang dekat dengan umat muslim dan masyarakat Melayu. 

"Irjen Pol Zulkarnain terdahulu itu menerapkan polisi rahmatan lil Al-Amin, dan bapak Kapolda Riau yang baru semoga bisa menerapkan itu sehingga kesan kekerasan bisa dihilangkan," ujarnya. 

Hal senada juga disampaikan Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Riau Rusli Ahmad yang menyambut baik rencana Kapolda Riau untuk mengadopsi nilai budaya melayu. Dia mengatakan bahwa budaya melayu lekat dengan nilai-nilai keislaman serta menghargai adat istiadat dan toleransi. 

"Kita sambut baik dan berikan apresiasi pernyataan yang disampaikan Kapolda Riau, Pak Agung bahwa dalam rangka adopsi budaya Melayu. Melayu itu kan mudah mengurusnya, menghargai baik sisi adat, toleransi, budaya," jelasnya. 

Dia juga berharap agar Kapolda Riau dapat merangkul tokoh agama di Bumi Lancang Kuning tersebut sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut dia, menjaga kedamaian tidak bisa hanya dilakukan oleh seorang Kapolda, atau hanya Gubernur maupun pimpinan lainnya secara tersendiri. Namun, harus dilakukan dengan cara sinergitas yang baik. Pada akhirnya, dia berharap langkah-langkah itu juga berdampak besar terutama dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang selama ini menjadi masalah klasik di Bumi Melayu.

  • Tentang Penulis

    Santi Yunas

    Reporter <br />

  • Tentang Editor

    Santi Yunas

    Reporter <br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00