• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Bank Indonesia Riau Gelar Kas Keliling ke 7 Pulau Terluar

9 October
09:20 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pekanbaru : Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Riau menggelar layanan kas keliling ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) yang berlangsung pada tanggal 9-17 Oktober 2019.

Kegiatan yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut (AL) Republik Indonesia ini mengelilingi 7 pulau dengan menggunakan Kapal KRI Barakuda 633 milik TNI AL.

Adapun 7 pulau dari 3 Provinsi ini adalah Pulau Rupat, Pulau Bengkalis (Bengkalis), Pulang Rangsang (Kepulauan Meranti) dan Pulau Kijang (Inhil) Provinsi Riau. Kemudian Pulau Lepas, Pulau Tebali (Bangka Belitung), dan Pulau Sunsang di Provinsi Sumatera Selatan.

Asisten Manager Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Riau Randy Lintjewas menjelaskan, kas keliling di pulau tertinggal, terluar dan terdepan ini merupakan program BI bekerja sama TNI AL RI untuk menjaga kedaulatan wilayah Republik Indonesia. Kas keliling ini akan melayani penukaran uang.

"Tadi kita sudah melakukan loading barang ke KRI Barakuda yang merupakan modal kita untuk melayani penukaran uang di pulau tertinggal, terluar dan terdepan. Silakan masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang akan kita layani," ujarnya, Rabu (9/10/2019).

Dikatakan, selain itu pihaknya juga akan membawa sejumlah bantuan yang akan diserahkan ke beberapa sekolah. Seperti SMP dan SMA.

"Kami akan sosialisasi keaslian uang rupiah," lanjutnya.

Sementara itu, Komandan KRI Barakuda 633 Mayor Laut (P) Moechammad Soeryo mengatakan, pihaknya siap mendukung program kas keliling di pulau tertinggal, terluar dan terdepan Bank Indonesia.

"Kami sangat mendukung kegiatan Bank Indonesia dalam rangka mendistribusikan uang di pulau tertinggal, terluar dan terdepan. Kita menggunakan KRI Barakuda 633 untuk mengunjungi 7 pulau terluar. Dimulai dari Pulau Rupat dan berakhir di Pulau Sunsang Provinsi Sumatera Selatan," ucapnya. (TS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00