• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Sentimen Positif Mampu Megerek Harga TBS

9 October
09:14 2019
1 Votes (1)

KBRN, Pekanbaru : Faktor eksternal yang mempengaruhi kenaikan harga Tandah Buah Segar (TBS) periode pekan ini adalah adanya sentimen positif yang mengerek harga naik di antaranya perbaikan permintaan dan penurunan produksi, walau nilai ekspor masih turun. Namun perbaikan dari sisi permintaan menjadi angin segar untuk harga Crude Palm Oil (CPO).

Hal itu merupakan kesimpulan sekaligus penjelasan hasil rapat tim penetapan harga TBS kelapa sawit yang berlangsung pada hari Selasa tanggal 8 Oktober 2019, yang dikoordinir Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi di Pekanbaru.

Tengku Neni Mega Ayu selaku Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provisni Riau dalam siaran pers tentang hasil rapat tim penetapan harga TBS kelapa sawit Provinsi Riau menjelaskan Malaysia dan Indonesia sebagai negara produsen sawit terbesar di dunia juga terus menggenjot program B20.

"Selain program tersebut, pernyataan duta besar Perancis untuk Malaysia, Frederic Laplanche yang menyatakan bahwa Eropa masih sangat terbuka dengan produk minyak sawit juga turut menghembuskan angin segar," jelasnya, Rabu (9/10/2019).

Dia mengatakan, dari sisi produksi, kekeringan yang melanda Asia Tenggara pada Agustus-September diprediksi akan menyebabkan penurunan produksi di Indonesia dan Malaysia dalam jangka pendek dan menengah, kekeringan yang terjadi akhir-akhir ini diakibatkan fenomena el nino yang menyebabkan pemanasan perairan di Samudra Pasifik Timur, membawa cuaca kering di Asia Tenggara.

"Sedangkan faktor internal yang menyebabkan kenaikan harga TBS periode ini disebabkan kenaikan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan yang menjadi sumber data," ungkapnya.

Berdasarkan hasil rapat tim pentapan harga TBS, untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp 120,17/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 95,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 185,46/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp 95,12/Kg dari harga minggu lalu. Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp 20,00/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp 86,00/Kg dari harga pekan lalu.


Penetapan  Harga TBS Kelapa Sawit Prov Riau
 Nomor 39 periode  9  s/d  15 Okt 2019.
Umur 3th (Rp 1.047,76);
Umur 4th (Rp 1.135,34);
Umur 5th (Rp 1.241,26);
Umur 6th (Rp 1.271,10);
Umur 7th (Rp 1.320,58);
Umur 8th (Rp 1.357,05);
Umur 9th (Rp 1.389,10);
Umur 10th-20th (Rp 1.421,74);
Umur 21th (Rp 1.361,09);
Umur 22th (Rp 1.354,22);
Umur 23 th (Rp 1.348,50);
Umur 24 th (Rp1.291,28);
Umur 25 th (Rp 1.259,81);
Indeks K : 85,49 %
Harga CPO Rp. 6.692,97
Harga Kernel Rp. 3.521,47
NAIK Rp 6,29 per Kg utk umur 10-20 th. (TS)


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00