• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Mimi Himbau Ibu Hamil dan Balita ke Rumah Singgah dan Pos Kesehatan

19 September
16:35 2019
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru : Agar korban akibat kabut asap sebagai dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan tidak terus berjatuhan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir mengimbau ibu hamil dan balita agar mendatangi rumah singgah atau posko kesehatan dampak asap yang telah didirikan.

Himbauan disampaikannya, Kamis (19/9/2019) di Pekanbaru, terkait dengan data Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau dari Januari 2019 hingga 10 September lalu, tercatat 281.626 jiwa terpapar ISPA.

Menurutnya, sejauh ini ibu hamil dan balita sangat rawan jadi korban. Kondisi kabut asap yang belum tahu akan berakhir, menjadikan warga seakan hanya mempunyai dua pilihan. Mengungsi ke wilayah yang tidak terpapar kabut asap, atau menjaga diri agar tidak menjadi korban kabut asap.

"Jangan banyak beraktivitas di luar ruangan terlebih dahulu. Lebih baik berdiam diri di ruangan yang ada pendinginnya. Kalau tidak punya pendingin ruangan, silakan kunjungi posko kesehatan atau rumah singgah yang ada saat ini dan telah disiapkan Pemprov Riau dan pemerintah kabupaten/kota," pinta Mimi.

Dikatakan, untuk menuju rumah singgah itu, jika tidak memiliki kendaraan, pemerintah juga menyiagakan ambulans untuk menjemput. Terutama masyarakat yang ada di sekitaran Kota Pekanbaru, dengan menghubungi call center 119.

Menurutnya, ibu hamil membutuhkan oksigen yang cukup tinggi, untuk proses pertumbuhan anak, janin, selain untuk dirinya sendiri. Maka dengan kondisi kualitas udara yang buruk, oksigen yang masuk dalam tubuh sangat berkurang.

Hal tersebut akan menyebebkan keluhan seperti umumnya orang yang kurang oksigen, pasti jadi sesek nafas. Hal tersebut juga berdampak pada bayinya yang kurang oksigen, akhirnya berisiko juga untuk janinnya.

"Pencegahannya harus secara komprehensif, bukan hanya individu. Jadi kepada seluruh pemangku kebijakan, mesti sudah mempersiapkan step didalam tata laksana yang diakibatkan asap kebakaran ini," ujarnya.

Dirinya menghimbau, ibu hamil bisa mengurangi aktifitas di luar ruangan supaya tidak terlalu banyak terekspose udara yang kotor karena asap kebakaran ini. Maka, ibu hamil harus sering berada di dalam rumah, sampai keadaan kondusif kembali. (TS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00