• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Januari-September 2019, 337,75 Hektar Lahan Di Dumai Terbakar

18 September
09:08 2019
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru : Berdasarkan data yang dihimpun sebanyak 337,75 hektar lahan di Kota Dumai terbakar sejak Januari hingga 16 September 2019.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai Afrilagan, Rabu (18/9/2019) kepada Radio Republik Indonesia (RRI).

“ Data yang kita kumpulkan sepanjang 2019 ini sudah 337,75 hektar lahan yang terbakar dan semuanya merupakan lahan gambut” ujarnya.

Lahan yang terbakar tersebut lanjut Afrilagan tersebar hampir di seluruh Kecamatan yang ada.

“ Untuk saat ini terdapat lahan terbakar yaitu di Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilang sekitar 6 hingga 7 hektar,  Kelurahan Bukit Timah dan Kelurahan Bagan Keladi seluas 4 hektar yang dilakukan pendinginan” jelasnya.

Proses pemadaman yang dilakukan kata Afrilagan menggunakan beberapa cara salah satunya dengan pembuatan embung atau sumber air di dekat lahan yang terbakar.

“ Hingg saat ini sudah 200 lebih embung yang kita buat dengan menggali lahan gambut hingga kedalaman 4 meter dan cukup efektif dalam pemadaman serta pendinginan lahan gambut yang terbakar” tandasnya.

Sementara itu berdasarkan data BMKG Pekanbaru Rabu pagi terdeteksi 205 titik api di Riau dengan level confidence diatas 70 persen tersebar di Pelalawan 61 titik, Rohil 58 titik, Inhu 36 titik, Inhil 27 titik, Dumai 10 titik, Bengkalis dan Kampar masing-masing 6 titik dan Kuansing 1 titik. Demikian diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai Afrilagan, Rabu (18/9/2019) kepada Radio Republik Indonesia (RRI).

“ Data yang kita kumpulkan sepanjang 2019 ini sudah 337,75 hektar lahan yang terbakar dan semuanya merupakan lahan gambut” ujarnya.

Lahan yang terbakar tersebut lanjut Afrilagan tersebar hampir di seluruh Kecamatan yang ada.

“ Untuk saat ini terdapat lahan terbakar yaitu di Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilang sekitar 6 hingga 7 hektar,  Kelurahan Bukit Timah dan Kelurahan Bagan Keladi seluas 4 hektar yang dilakukan pendinginan” jelasnya.

Proses pemadaman yang dilakukan kata Afrilagan menggunakan beberapa cara salah satunya dengan pembuatan embung atau sumber air di dekat lahan yang terbakar.

“ Hingg saat ini sudah 200 lebih embung yang kita buat dengan menggali lahan gambut hingga kedalaman 4 meter dan cukup efektif dalam pemadaman serta pendinginan lahan gambut yang terbakar” tandasnya.

Sementara itu berdasarkan data BMKG Pekanbaru Rabu pagi terdeteksi 205 titik api di Riau dengan level confidence diatas 70 persen tersebar di Pelalawan 61 titik, Rohil 58 titik, Inhu 36 titik, Inhil 27 titik, Dumai 10 titik, Bengkalis dan Kampar masing-masing 6 titik dan Kuansing 1 titik.  


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00