• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Permintaan India dan Tiongkok Turun Harga TBS Juga Turun

17 September
17:51 2019
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru : Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau selama sepekan kedepan mengalami penurunan, Turun harga disebabkan lesunya permintaan dari negera importir seperti India dan Tiongkok, bukan karena kabut asap yang melanda akibat Karhutla.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Ferry HC dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (17/9/2019) menjelaskan kedua negara tersebut diketahui selama ini sangat memberi pengaruh besar terhadap permintaan CPO dari Riau.

"Turunnya volume permintaan dengan sendirinya menjadi penyebab turunnya harga TBSpetani di Provinsi Riau," jelasnya.

Dia menambahkan, faktor lain yang ikut memicu turunnya harga TBS sawit dalam sepekan kedepan adanya pelemahan harga jual akibat terus terusan mendapatkan tekanan sentimen perlambatan ekonomi global. Hal ini cenderung membuat permintaan CPO juga lesu.

Ferry mengatakan kondisi demikian terlihat dari menurunnya ekspor ke negara produsen seperti Indonesia dan Malaysia. Harga CPO juga makin tertekan akibat larangan penggunaan CPO dari Uni Eropa yang masih terus terjadi.

Sementara itu, Tengku Neni Mega Ayu selaku pimpinan rapat mengatakan berdasarkan hasil rapat penetapan harga dengan perusahaan sumber data dengan pemerintah Provinsi Riau menyepakati bahwa harga TBS periode 18 – 24 September 2019 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit.

"Jumlah penurunan terbesar dialami oleh kelompok umur 10 - 20 tahun yaitu sebesar Rp 79,20/kg atau mencapai 5,31% dari harga pekan lalu. Sehingga harga TBS periode saat ini menjadi Rp1.411,23/kg," katanya. (TS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00