• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Bank bjb Pakuan Melaju ke Final Four Proliga 2019

20 January
09:06 2019
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru: Tim Voli Putri Bandung Bank bjb Pakuan memastikan lolos ke final four setelah berhasil menaklukkan Jakarta Elektrik PLN 3-1 (20-25, 25-16, 25-23, 25-19) pada laga hari kedua pekan kedua putaran kedua Proliga 2019 yang berlangsung di Gelanggang Remaja Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (19/1/2019).

Kekalahan Elektrik pun membuat tim milik perusahaan BUMN tersebut gagal melaju ke final four. Sejak dimulainya kompetisi ini, PLN memang belum sekalipun memenangkan laga dan berada di peringkat dasar klasemen sementara dari tujuh laga yang di jalani. 

Meski sempat tertinggal terlebih dahulu, pada set pertama, pasukan Bank bjb mampu membalikkan keadaan dan unggul 3-1. Bank bjb Pakuan pada laga itu hanya butuh dua set saja untuk memastikan lolos ke final four.

Pada set pertama, Jakarta Elektrik PLN memulai laga dengan apik dengan menekan lawan tanpa membiarkan Bank bjb mengembangkan permainan apalagi mencuri poin. Serangan pun terus dilancarkan oleh M Jutarat dkk, hingga mereka mampu menutup set pertama 25-20. Memasuki set kedua Bank bjb Pakuan membalikkan keadaan dari awal memimpin pertandingan hingga mampu mengakhiri dengan skor jauh 25-16.

Tanpa mengendorkan permainan, Bank bjb langsung menyerang lawan melalui pemain asing Maja Burazer, hingga mampu unggul tipis di set ketiga dengan 25-23. Permainan sengit kembali diperlihatkan di set keempat oleh kedua tim, bahkan Jakarta Elektrik PLN mencoba mengejar ketertinggalan dengan serangan smash bertubi-tubi ke lawan. Akan tetapi Bank bjb Pakuan mampu mengakhiri laga dengan 25-19.

Pada set keempat, tim Elektrik yang sudah tertinggal 1-2 terpaksa menarik dua pemain asingnya, M. Jutarat dan Xixi. "Buat apa saya turunkan pemain senior, karena peluang kita sudah tidak ada lagi untuk ke final four saat lawan sudah dapat dua set," ujar pelatih Jakarta Elektrik PLN, Tien Mei usai laga.

Sementara pelatih Bank bjb Pakuan, Teddy Hidayat mengatakan, serangan awal yang dilakukan tim lawan pada set pertama membuat tim asuhannya merasa terbebani, apalani hasil ini menjadi penentuan mereka masuk final four.

“Kalau untuk hari ini kita memang mendapatkan banyak disiplin di segala lini, dari blok, receive, hingga servis kita banyak belajar untuk itu. Dan untuk di Solo sendiri tentu perbaikan disemuanya sih, dari fisik hingga teknis tentunya. Pemain asing sendiri  cukup memuaskan hingga saat ini,” tutur Teddy.

Sementara itu, kepada wartawan Asisten Pelatih Jakarta Elektrik PLN, Octavian mengatakan memang lawan-lawan tahun ini berat, dan gagalnya tim masuk dalam final four, belum keberuntungan bagi timnya. 

“PLN sendiri kan pemain baru, dan mungkin kita tidak masuk empat besar ya tahun ini, memang selama ini lawannya berat juga ya. Kita sendiri sebenarnya juga bergantung sama pemain asing, tapi pemain asingnya kurang dan malah pemain lokal yang lebih dominan, jadi untuk evaluasi sendiri kita akan ngomong sama manajer supaya untuk tahun depan kita harus bener-bener lihat pemain asingnya seperti apa,” kata Octavian.

“Kita memang dari awal sebenarnya targetnya bisa sampai final four ya, tapi kita tidak bisa masuk, memang belum rejeki mungkin. Tapi sebenarnya memang kita masih kurang di pemain asing, karena jauh dari pemain asing yang lainnya,” ungkap Open Spike Elektrik PLN Ratri Wulandari.(Ririn/rls)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00