• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Lewat Resgo, Masyarakat Dapat Pantau Penggunaan Listrik SKPD

27 October
16:00 2016
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru : Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan berbagai inovasi baru, sebagai wujud revolusi mental yang digadang-gadangkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Salah satu inovasi baru yang dilakukan yakni Riau Energi Saving Government Office (Resgo) yang digagas dan diluncurkan Dinas Pertambangan dan ESDM Provinsi Riau.

Kepala Dinas Pertambangan dan ESDM Provinsi Riau Syahrial Abdi, Rabu (26/10/16) di Pekanbaru mengatakan dengan adanya Resgo, pemerintah provinsi dapat menghemat penggunaan daya listrik.

“Dengan Resgo ini, kita dapat menghemat pemakaian energy listrik dilingkungan Pemerintah provinsi riau, “paparnya.

Dijelaskannya resgo ini akan terhubung secara online dengan PLN dan terintegrasi melalui website resmi pemerintah provinsi riau “Riau.go.id”, sehingga pemakaian daya listrik di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dapat terpantau.

“Resgo ini nantinya terhubung secara online dengan PLN dan terintegrasi melalui website Pemprov “Riau.go.id, supaya pemakain listrik di SKPD dapat terpantau dengan adanya satu website resmi, “ ujarnya.

Ditambahkannya dengan mempergunakan aplikasi resgo, pemantauan terhadap pemakaian daya listrik di SKPD tidak hanya dapat dilakukan oleh Gubernur Riau, tetapi juga masyarakat yang mendownload aplikasi tersebut.

“Dengan aplikasi Resgo yang bisa di download melalui apply store di Hp android, maka pemantauan pemakain listrik oleh SKPD tidak hanya dapat dilaksanakan Gubernur Riau saja, tetapi juga masyarakat yang mendownload aplikasi Resgo, “pungkasnya.

Kepala Dinas Pertambangan dan ESDM Provinsi Riau Syahrial Abdi mengungkapkan komitmen untuk menghemat energi disektor listrik, sudah disetujui oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan diikuti setiap Skpd, serta diharapkan aplikasi resqo dapat menghemat biaya listrik pemerintah provinsi riau yang setiap tahun mencapai Rp 38 miliar.(FAY)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00