• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Waspada Palangka Raya Jadi Pasar Narkoba

12 February
19:51 2020
0 Votes (0)

KBRN,Palangka Raya : Kasus narkoba di Kalimantan Tengah dan Kota Palangka Raya khususnya  dari tahun ketahun  mengalami kenaikan dan kebanyakan  melibatkan kalangan remaja –taua generasi milenial . Di mana ada peningkatan sebesar 24 % hingga 28 % remaja yang menggunakan narkotika, untuk itu upaya sinergi perlu dilakukan bersama tidak saja dari pihak kepolisian,BNN  namun juga para tokoh agama.

  Pernyataan ini disampaikan pengamat sosial yang juga dosen di Universitas Negeri Palangka Raya UPR Saiful Rabu (120220)  ,Saiful menjelaskan ia selaku akademisi juga merasa prihatin dengan kondisi yang ada saat ini penggunaan narkoba semakin meningkat  khususnya pada tahun 2019  telah terjadi 81 kasus penggunaan narkotika  sehingga perlu adanya upaya bersama di setiap kesempatan untuk mengingatkan masyarakat khususnya generasi muda agar menjauhi narkotika-Narkoba.” .Sinergi bersama semua belah pihak diharapkan dapat mengantisipasi peredaran gelap narkoba di Kalteng.”Kata Saiful

  Dikesempatan berbeda AKBP Miga Nugroho,SH Menyampaikan untuk mencegah Palangka Raya menjadi Pasar, tujuan atau tempat maka masuknya pendatang dari Kalsel,kalbar  melalui jalur darat  yang mengarah ke wilayah Kotim,lamadau  hingga ke wilayah Kota Palangka Raya. Juga melakukan kegiatan P4GN  yakni pencegahan,pemberantasan,penyalahgunaan peredaran gelap narkotika. ‘’Jalur transit  darat perlu diawasi  dengan  cepat guna mencegah masuknya narkoba.”Ungkap AKBP Miga Nugroho,

   Sementara Kasat Narkoba Polresta Palangka Raya Kompol Wahyu Edi  menjelaskan  saat ini permintaan  narkotika-narkoba di Palangka Raya cukup tinggi juga sekaligus sebagai tempat transit yang strategis bagi bandar  dan pengedar  narkoba.

Untuk mengatasi masalah peredaran narkoba  perlu kerjasama semua pihak khususnya dalam pengawasan daerah segi tiga emas.” Kata Kompol Wahyu Edi

Berdasarkan data yang dimiliki Polda Kalimantan Tengah  jenis kejahatan narkoba jumlah tindak pidana-JTP tahun 2018  sebanyak 641 dan angka selesai tindak pidana-STP  sebanyak  529 sementara itu pada tahun 2019 jenis kejahatan narkoba jumlah tindak pidana-JTP 627 dan angka selesai tindak pidana-STP  sebanyak 658  terjadi peningkatan siknifikan untuk jumlah tindak pidana-JTP  narkoba  dari 2018 hingga 2019 bertambah hingga 98 kasus hal ini membuat kita bersama harus lebih meningkatkan kewaspadaan  di semua lingkungan agar  peredaran narkoba ke Palangka Raya melalui jalur darat  tidak terus menerus terjadi karena dampak dari semua kegiatan tersebut  akan  semakin merusak mental generasi  bangsa yang hidupnya akan  terus terpuruk   akibat menggunakan  obat obatan terlarang. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00