• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Gubernur Kalteng Tepis Fokus Pembangunan Hanya di Wilayah Barat

24 January
11:55 2020
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya: Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, menepis anggapan bahwa pembangunan di masa kepemimpinannya hanya fokus ke wilayah barat atau di arah Kotawaringin. Menurutnya, jabatan gubernur bukan hanya ada untuk satu daerah tapi untuk seluruh wilayah di Kalimantan Tengah. 

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Barito Selatan, Gubernur Sugianto Sabran bersama Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya berkesempatan meresmikan dan meninjau dua jembatan yakni Jembatan Sei Ayuh yang berada di Desa Tabak Kanilan dan Jembatan Bahalang Bangkuang berada di Kecamatan Karau Kuala, Barsel.

“Melalui jembatan ini dari Palangka Raya menuju Barito Utara melewati  Barsel hanya akan menempuh 5 jam perjalanan. Jika sebelumnya memakan waktu hingga 6 jam sekarang dapat ditempuh 5 jam perjalanan,” ujarnya usai meresmikan Jembatan Sei Ayuh sekaligus Peresmian Jembatan Bahalang Bangkuang di Barito Selatan, pada Jum’at (24/01/2020).

Gubernur Sugianto Sabran menambahkan selain Jembatan Sei Ayuh dan Jembatan Bahalang Bangkuang masih ada beberapa jembatan lagi yang akan diresmikan di Kalteng. Menurutnya, pembangunan  tetap dilakukan secara merata dan daerah yang memiliki potensi ekonomi tinggi akan dimantapkan.

Gubernur Kalteng berharap dua jembatan yang diresmikan di Barsel tersebut dirawat dan dipelihara dengan baik karena pembangunannya menelan biaya yang tidak sedikit.

Jembatan Sei Ayuh di Desa Tabak Kanilan terbuat dari rangka baja dengan panjang 60 meter dan lebar 7 meter. Pagu anggaran untuk pembangunan Jembatan Sei Ayuh sebesar 19 milyar rupiah lebih.

Sementara Jembatan Bahalang Bangkuang di Kecamatan Karau Kuala dibangun menggunakan beton bertulang pondasi pile slab dengan panjang 60 meter dan lebar 9 meter. Pagu anggaran untuk membangun Jembatan Bahalang Bangkuang sekitar 9,5 milyar rupiah lebih. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00