• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DBD Ancam Warga Palangka Raya

22 January
17:20 2020
0 Votes (0)

KBRN,Palangka Raya : Musim hujan tahun 2020 ini  wabah Demam Berdarah -DBD akibat Virus dengue masih mengancam warga Kalimantan Tengah.

   Data kasus demam berdarah yang dihimpun RRI  mulai tanggal 1-28 Januari 2020 di  Kalteng menunjukkan angka 339 kasus. Sementara data suspect dengue sebanyak 211.

  Meskipun angka kasus demam berdarah di Kalteng pada Januari menurun dibanding akhir tahun 2019 lalu, namun ancaman demam berdarah tidak dapat dibiarkan begitu saja.

  Data yang diperoleh dari  Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah pada Januari  tahun ini kejadian  DBD  yang mengakibatkan meninggal dunia terjadi pada 9 orang. Warga Kalteng. 

  Direktur RSUD Doris Silvanus  Palangka Raya Yayuk Indriati  Rabu (220120) mengatakan bulan Januari kasus DBD memang mengalami peningkatan dan perlu secara bersama diantisifasi  baik puskesmas maupun rumah sakit agar pasien yang berobat ke RSUD Doris Silvanus tidak semakin banyak,saat ini pihak rumah sakit berupaya memberikan pelayanan maksimal terkait penyediaan tempat tidur bagi pasien DBD .”Meski banyak penyakit lain yang juga menjadi prioritas Doris Silvanus namun ancaman DBD  sangat membahayakan masyarakat.”Terang Yayuk Indriati

  Pemegang program surpilen UPTD Puskesmas Pahandut Palangka Raya Sonardy  mengatakan hal yang paling utama dalam upaya mencegah DBD dengan melakukan program pemberantasan sarang nyamuk  3 M yakni  menguras, menutup dan mendaur ulang barang bekas atau tidak terpakai selain itu puskesmas Pahandut juga  secara rutin memberikan edukasi atau penyuluhan kepada masyarakat dan mengunjungi pasien yang positif terkena DBD untuk dapat mengecek secara langsung lokasi yang menjadi sarang DBD.’’ Paling  penting upaya  PNS  dengan 3 M  agar DBD sejak dini dapat diantisifasi.”jelas  Sonardy   

   Sementara itu  dr Butet selaku  Penanggung jawab  program P2P pencegahan dan pengendalian penyakit menambahkan kasus DBD tampak dengan adanya demam tinggi selama 3 hari yang tidak dapat turun meski telah diberi obat penurun panas meski ada penurunan panas namun tidak drastis turun  sebelum terjadi akibat yang lebih fatal sebaiknya segera dibawa kepaskes terdekat dan banyak diberikan cairan baik air putih,jus,susu ataupun air gula untuk menstabikan kondisi tubuh sebelum di bawa ke rumah sakit terdekat.”Sebelum pasien DBD di bawa ke puskesmas terdekat  berikan  asupan  mineral jus susu atau air putih agar tubuh tidak dehidrasi dan lemas segera bawa langsung ke paskes terdekat.Ungkap dr.Butet 

  Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dg Anjar Hari Purnomo mengharapkan kesadaran masyarakat Palangka Raya akan kebersihan lingkungan dapat lebih ditingkatkan  foging bukan cara yang tepat memberantas nyamuk Aedes aegypti. Namun hal yang paling penting menjaga kebersihan lingkungan rumah dan menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi melalui pola hidup bersih dan sehat agar wabag DBD tidak mengancam  kehidupan masyarakat bumi tambun bungai.”Kebersihan  pangkal kesehatan DBD dapat di tangkal dengan  menjaga kebersihan lingkungan .” Terang Anjar Hari Purnomo

 

  

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00