• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Kesbangpol Kalteng Kelola Kerawanan Pilkada 2020 Dengan Pihak Terkait

9 January
06:28 2020
0 Votes (0)

Kbrn, Palangkaraya : Menjelang pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah dan Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalteng memiliki strategi meredam munculnya gesekan sosial. 
Kepala Kesbangpol Kalteng Agus Pramono mengatakan, strategi yang dipakai, melakukan sinergi dengan pihak pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu, seperti Bawaslu, KPU, Disdukcapil, dan Forkopimda, terutama Disdukcapil pihaknya mendorong Dirjen Dukcapil mempersiapkan peralatan canggih dan katersediaan blangko KTP, agar kepastian warga mendapatkan hak pilih benar benar terjamin, sebab berkaca pada penyelenggaraan Pilkada serentak sebelumnya, warga banyak yang tidak mendapat hak pilih, lantaran terkendala syarat kependudukan, dan Dukcapil melakukan jemput bola pembuatan e KTP seperti yang pernah dilakukan di kantor Kesbangpol, setidaknya hal ini dapat meredam amarah warga.
"Makanya kita sambil mempelajari aturan baru Pilkada 2020 ini, kalau wajib menggunakan ktp, dan Dukcapil mulai sekarang jemput bola membuatkan KTP untuk masyarakat yang belum miliki identitas," kata Agus kepada RRI Rabu (8/1/2020)
Masih kata lelaki yang juga pengurus komunitas sepeda tua, pada umumnya masyarakat Kalteng sudah dewasa dalam menghadapi pesta demokrasi, bahkan tidak pernah ada gesekan meskipun berbeda pilihan, makanya inilah yang harus dipertahankan, dan Ia berharap semua pihak terkait dalam Pilkada dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, hingga pada hari H pencoblosan, masyarakat dapat menggunakan hak suara dengan baik, tanpa adanya intervensi dari kelompok manapun.

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00