• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kios atau Pedagang Eceran Melanggar Hukum Apabila Menjual LPG 3 Kg

4 November
20:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya: Pedagang eceran atau toko yang menjual gas LPG bersubsidi 3 kilogram melanggar hukum pidana. Menurut Kepala Seksi Pengawasan Energi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)Provinsi Kalimantan Tengah, Aditya Diadman, gas LPG bersubsidi hanya dapat dibeli di pangkalan. Bahkan sesuai Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah, pangkalan dilarang menjual gas LPG 3 kilogram kepada pedagang eceran atau toko. 

“Kita sudah berkomunikasi dengan pihak Polda. Mungkin saat ini masih dlm tahap sosialisasi blm masuk ke penindakan. Mungkin nanti sambil disosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya pada Senin (4/11/2019). 

Aditya mengatakan saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG di Palangka Raya sebesar 17 ribu 5 ratus rupiah. Setiap pangkalan juga telah diwajibkan untuk memasang HET dan spanduk berisi nomor untuk laporan pengaduan.

Menurut Aditya, pengawasan terhadap pangkalan dilakukan oleh agen. Sementara, apabila ada pangkalan yang menjual LPG bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi diminta melaporkan ke Pertamina atau Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00