• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sapi Bali Dyakini Cocok Dikembangkan di Kalteng

15 November
18:22 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya : Sapi Bali diyakini cocok dan lebih unggul untuk dikembangkan dan diternakkan di wilayah Kalimantan Tengah.Sapi Bali ternyata memiliki tingkat adaptasi lingkungan yang baik untuk kondisi ekstrim selain juga toleran terhadap berbagai pakan terlebih pakan dari unsure tanaman gambut. Keunggulan lainnya, kualitas daging sapi bali juga tidak bisa dikatakan buruk. Jika dirawat dan dikelola dengan baik, daging sapi bali juga rasanya enak dengan lemak yang tak terlalu banyak.

Hal ini disampaikan salah seorang Dosen Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya, Roberto Imanuel Aden kepada RRI, Jumat (15/11/2019). Dijelaskan dosen yang juga praktisi peternakan sapi ini, jenis sapi bali memiliki banyak keunggulan jika diternakkan dan dikelola di lahan Kalimantan Tengah yang didominasi lahan gambut dan bertemperatur panas. Sapi Bali adalah plasma nutfah asli Indonesia keturunan banteng. Sapi jenis ini, tidak mudah tumbang di temperatur panas seperti halnya wilayah Kalteng dan bisa diberi makan gambut dan rumput Kumpai. Sapi Bali juga cukup tangguh untuk menghadapi serangan penyakit, dan pertumbuhan bobot badannya cukup baik jika dipelihara dengan tepat.  Sapi ini juga tidak banyak menuntut  biaya mahal  untuk obat obatan, pakan dan suplemen . 

“Harga daging Sapi Bali juga relatif bersaing dan juga memiliki rasa yang enak untuk disantap , padat, minim lemak serta memiliki banyak kandungan  protein hewani yang dibutuhkan manusia”, jelasnya.

Lebih jauh Roberto Imanuel Aden mengatakan, beternak sapi Bali dan sapi lainnya idealnya minimal harus berjumlah 8 hingga 9 ekor.Sehingga memungkinkan peternak untuk memutar siklus reproduksi dan regenerasi sapi dan juga mudah untuk memilah sapi yang siap dijual, untuk digemukkan, untuk bibit dan sebagainya.Selain dari sudut pandang ekonomi dan kegiatan usaha, memelihara 8 ekor sapi, peternak masih mendapatkan keuntungan setimpal dari biaya pakan, suplemen dan kegiatan lainnya.(NATA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00