• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Drenase Utama Di Palangkaraya Belum Mampu Aliri Air Dengan Baik

14 November
20:08 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangkaraya : Masih belum rampungnya pembangunan infrastruktur, membuat pemko palangka raya di tahun 2020, tetap akan menitik beratkan pada pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan dan drenase.
Saat Dikonfirmasi, Walikota Palangkaraya Fairid Naparin, membenarkan bahwa pihaknya akan melanjutkan pembangunan infrastruktur, karena saat ini perbaikan yang ada masih dalam proses finishing, dan sebagian yang lain baru dimulai pengerjaannya.
Walikota termuda se Indonesia ini menyebut, sejak dilantik jadi kepala daerah, setidaknya pihaknya sudah menuntaskan perbaikan jalan seperti Jalan Mahir Mahar, Jalan Manjuhan dan Badak, bahkan dampak dari perbaikan jalan, meningkatkan mobilitas dan pereknomian masyarakat positif, karena jalan di permukiman sudah lama tidak tersentuh perbaikan, kini tinggal menunggu finishing pengaspalan, bahkan sepaket dengan pembuatan drenase.
"Meski hanya satu jalur drenase, kami pikir sudah cukup mengatasi permasalahan banjir dan kerusakan jalan disekitar mahir mahar," ungkap Walikota kepada RRI Kamis (13/11/2019)
Ia menambahkan, dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki, pemko berupaya menyeleksi skala prioritas pembangunan, sisanya secara bertahap diperbaiki sesuai dengan giliran usulan, sedangkan untuk usulan lain seperti perbaikan jembatan kayu, sarana pendidikan, pihaknya tidak bisa menjanjikan  langsung dikerjakan pada saat itu juga, namun perlu pengkajian memdalam dari pihak terkait lainnya, kalau memang urgen maka akan didahulukan, untuk kepentingan masyarakat yang jauh lebih besar

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00