• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Menuju Kota Layak Anak, Tiap Instansi Diminta Menyediakan Fasilitas Ramah Anak

12 November
18:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangkaraya : Sebagai upaya melindungi anak anak dari tindak kekerasan, Pemerintah meluncurkan program pembentukan kota layak anak di sejumlah Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Saat dikonfirmasi RRI, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Perlindungan Anak Sahdin Hasan membenarkan instruksi terkait pembentukan kota layak anak, bahkan hal ini sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak No.12 tahun 2011.

Sahdin mengatakan, untuk bisa mewujudkan kota layak anak di palangkaraya, peran dan dukungan dari instansi terkait sangat penting, terutama dalam hal penyediaan ruang khusus bagi anak anak di masing masing perkantoran, karena tak dapat dipungkiri, hak  yang seharusnya dimilik anak anak terabaikan

“Kita terus mendorog tiap instansi memenuhi hak hak anak, dengan menyediakan fasilitas bermain dan ruang ramah anak,” kata Sahdin kepada RRI Selasa (12/11/2019)

Adapun indikator menuju kota layak anak ada beberapa penilaian, diantaranya untuk klaster hak sipil dan kebebasan melibuti persentase anak yang teregistrasi dan mendapatkan Kutipan Akta Kelahiran, tersedia fasilitas informasi layak anak, dan jumlah kelompok anak, termasuk Forum Anak, yang ada di kabupaten/kota, kecamatan dan desa/kelurahan. Selanjutnya dalam pasal 9 disebutkan, indikator lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif meliputi tersedia lembaga konsultasi bagi orang tua/keluarga tentang pengasuhan dan perawatan anak  dan tersedia lembaga kesejahteraan sosial anak.

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00