• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Gubernur Kalteng Klarifikasi Insiden Lempar Botol Minum yang Viral di Medsos

3 November
17:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya: Video Gubernur Kalteng mengamuk saat pertandingan Kalteng Putra vs Persib Bandung yang berlangsung Jum’at malam viral di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar satu menit tersebut tampak Gubernur Kalteng Sugianto Sabran marah sambil menunjuk-nunjuk bahkan melempar botol minuman ke arah lapangan. Lalu, Gubernur Kalteng juga turun dari tribun VVIP ke pinggir lapangan dan terlihat adu mulut dengan Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul Siregar yang turut mengamankan lokasi pertandingan. 

Untuk mengklarifikasi hal tersebut, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, menggelar jumpa pers di halaman Rumah Jabatan Gubernur Kalteng Istana Isen Mulang. Menurut Gubernur Kalteng, aksi lempar botol minuman yang ia lakukan adalah luapan kekecewaan atas kecurangan yang dilakukan oknum wasit.

Gubernur Kalteng mengatakan oknum wasit sangat tampak berpihak pada tim Persib Bandung. Beberapa kali pemain Persib Bandung melakukan pelanggaran hanya diberi teguran oleh wasit, sementara ketika pelanggaran dilakukan pemain Kalteng putra malah langsung diberi kartu kuning bahkan kartu merah oleh wasit. 

"Berulang-ulang kali oknum wasit dari PSSI ini, kalau bukan saya yang negur siapa lagi. Karena membesarkan Kalteng Putra ini tidak gampang, butuh waktu dari liga 2 ke liga 1 kan tidak gampang," ujarnya pada Minggu (3/11/2019) di Palangka Raya. 

Meski menyadari tindakannya melempar botol minuman tidak pantas, namun Gubernur Sugianto Sabran tetap menganggap seorang pemimpin dapat mengeluarkan emosinya saat ketidakadilan terjadi di depan mata. Pertandingan antara Kalteng Putra melawan Persib Bandung di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya dimenangkan Persib Bandung dengan skor 2-0. 

Dalam jumpa persnya, Gubernur Kalteng ini juga menyampaikan harapan agar Ketum PSSI yang baru dapat memberantas mafia bola supaya persepakbolaan Indonesia bisa maju.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00