• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kondusifitas Keamanan Jelang Pelantikan Presiden RI

16 October
16:11 2019
0 Votes (0)

KBRN,Palangka Raya : Menjelang Pelantikan Presiden RI , 20 Oktober 2019  mendatang,masyarakat  Kalteng diajak menjaga kondusifitas  direncanakan Presiden RI Periode 2019-2024 Joko Widodo dan KHMaruf Amin,  akan segera dilantik.

  Selain itu aksi unjukrasa yang melanggar hukum saat pelantikan berlangsung tidak terjadi.

  Kapolsek Pahandut AKP Edia Sutaata  kepada RRI (161019) mengharapkan masyarakat dapat berperan aktif menciptakan suasana aman damai dan tertib khususnya di Kecamatan Pahandut dan Jekan Raya saat Pelantikan berlangsung dan diharapkan Kalteng dan Palangka Raya Khususnya dapat tentram dan kondusif sehingga pelantikan Presiden dapat  berjalan aman dan  lancar.”Meski Kalteng hingga kini masih aman dan jauh dari Demo yang melanggar hukum namun kewaspadaan terus ditingkatkan.”Jelas AKP Edia Sutaata

  Sementara itu Danramil Pahandut Mayor Heru menyatakan wilayah Koramil yang menjadi pengawasannya seperti Kecamatan PahandutmJekan Raya dan Sebagau meski  hingga kini masih kondusif namun kerawanan yang ditimbulkan akan tetap selalu dipantau.” Bila ada permasalahan kami berharap dapat diselesai bersama melalui mufakat agar diperoleh kesepakatan bersama yang baik untuk semua.”Terang Mayor Heru

  Salah satu anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Faridawati Darlan Atjeh menyebutkan pula  selaku masyarakat perlu mendukung apa saja yang menjadi program Pemerintah  dalam menjaga keamanan dan ketertiban dan dapat menjauhi hal hal yang dapat melanggar hukum.”Apapun kebijakan Pemerintah  yang dirasa baik untuk kepentingan umum perlu di dukung masyarakat.”Ungkap Faridawati Darlan Atjeh

Menjelang Pelantikan Presiden pada tanggal 20 oktober 2019  TNI Polri akan melakukan kegiatan pengamanan  untuk menjaga situasi Kantibmas di Palangka Raya tetap kondusif.

Meskipun demonstrasi jelang pelantikan presiden dan wakil presiden diperbolehkan namun hal ini tetap harus  sesuai aturan dimana demonstrasi sudah diatur  dalam UU. Apabila menyampaikan pendapat  tetap diperbolehkan, namun tidak  mengganggu hak dan kemerdekaan orang lain, mengikuti aturan moral yang diakui secara umum. Dan yang terpenting  tidak menganggu persatuan bangsa.(bella) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00