• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

30 Menit Kota Palangkaraya Diguyur Hujan, Minimal Membasahi Lahan Gambut

20 September
18:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangkaraya : Masyarakat kota Palangkaraya  bersyukur,  dengan turunnya hujan hampir 30 menit yang terjadi Jum’at sore (19/9/2019) sekitar pukul 16.50 menit Wib. Hujan dengan intensitas ringan dan sedang mengguyur kota Palangkaraya tersebut paling tidak,  dapat mengurangi kabut asap yang menyelimuti selama sebulan di kota cantik Palangkaraya dan sekitarnya.

Salah satu Warga Kota Palangkaraya Cahaya Nabila Jalan Mahir Mahar, cukup senang dengan turunnya hujan, pasalnya selama sebulan lebih, masyarakat terpapar kabut asap pekat, dan turunnya hujan sangat dinantikan masyarakat.

“Kami senang dengan turunnya hujan, meskipun hanya beberapa saat, minimal mengurangi dampak asap, apalagi ditempat rawan karhutla, setiap hari kasian mereka terpapar asap dan sangat berbahaya bagi kesehatan,” kata Nabila kepada RRI Jum’at (20/9/2019)

Ketika dikonfirmasi Kepala BMGK  Stasiun Tjilik Riwut Palangkaraya Catur Winarti, SP membenarkan,  potensi hujan di wilayah Palangka raya dan sekitar terjadi sore tadi dan diprediksi hujan akan turun hingga 3 hari kedepan.

“Hujan dengan intensitas ringan sampai sedang sudah mulai turun, dan Alhamdulillah  lebih cepat dari perkiraan kami, dampaknya minimal membasahi lahan gambut yang beberapa hari ini terbakar,” ungkapnya.

Sebelumnya BMKG  memprediksi hujan turun di pertengahan Oktober mendatang , namun perkiraaan tersebut lebih cepat, dengan turunnya hujan pada pertengahan September.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu, Ratusan masyarakat menggelar Sholat Istisqo meminta  hujan,  berlangsung di Halaman Kantor Gubernur dan Halaman Masjid  Raya Darussalam, mengingat kondisi cuaca dalam sepekan ini di Kota Palangkaraya, masyarakat terpapar kabut asap yang semakin pekat dan sangat membayakan bagi kesehatan.

 

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00