• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Minta KPK Steril, PMII Kalteng Datangi Gedung Dewan

20 September
18:05 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya : Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII Kalimantan Tengah menurunkan puluhan anggotanya melakukan aksi dan unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Provinsi Kalteng, Jalan S Parman Palangkaraya . Mereka menyampaikan pernyatan sikap soal dua isu besar nasional yakni soal independensi  KPK dan penanganan karhutla di Kalteng. Mereka kemudian diterima oleh Sekretaris Dewan dan masuk ke gedung dewan untuk memperjelas tuntutan mereka.

Kepada wartawan Ketua PKC PMII Kalimantan Tengah , Surya Noor , Jumat (20/09/2019) mengatakan bahwa PMII mendukung pemberantasan korupsi dan akan terus mengawal proses pemberantasan korupsi di Indonesia.  PMII juga  menekankan bahwa KPK harus steril dari kepentingan kepentingan politik tertentu dimana tidak boleh ada anasir-anasir politik tertentu yang kini terindikasi.  Selain itu PMII juga meminta KPK menyelesaikan kasus lama yakni 18 mega korupsi. Jika KPK tidak menyelesaikan artinya PMII menganggap ada anasir, dan  KPK bergerak atas dasar kepentingan politik tertentu. Untuk itu, KPK dituntut  semestinya bergerak  pada posisi untuk kepentingan bangsa dan Negara memberantas korupsi dan tidak ada kepentingan politik dan kasus lama dituntaskan. PMII juga  berharap pada pimpinan KPK baru solid kuat dan berintegritas dalam memberantas korupsi. Dengan mendatangi  anggota DPRD sebagai corong aspirasi masyarakat , PMII berharap agar aksi ini menjadi  bahan pembicaraan dalam diskusi di anggota dewan . 

“Dimana anggota dewan  kemudian  memikirkan apa disampaikan dan  nanti didiskusikan kepada pos strategis yang menjadi tanggung jawabnya, tukasnya.

Sementara, menanggapi isu karhutla, PMII Kalteng menduga ada pemain tidak tersentuh di balik layar, yang kemudian menjadikan kebakaran hutan dan lahan meluas.  Jika dianalisis secara singkat sebelum tahun 2000 tidak ada kabut asap dan mulai muncul setelah Perusahaan sawit masuk dan berkembang di Kalteng. Maka PMII meminta penegak hukum untuk melakukan investigasi kepada pemain besar dan dalang di balik karhutla dan tidak mengungkap yang ada di permukaan saja. PMII juga memandang , skala pembakaran lahan oleh petani dan peladang yang selama ini dipersalahkan, tidak terlalu luas dibandingkan yang dilakukan koorporasi. (NATA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00