• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Waspadai Kebakaran Saat Musim Kemarau

19 September
18:26 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya : Musim kemarau memang memberikan dampak kekeringan , kurangnya persediaan air termasuk juga kebakaran. Kebakaran ini bisa saja kebakaran hutan dan lahan termasuk juga pemukiman penduduk. Bagaiamana cara mengantisipasi kemarau ini agar tidak menimbulkan bencana seperti kebakaran.

Kepada RRI, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Gloria Aden, Kamis (19/09/2019)  mengatakan, memang musim kemarau memberi pengaruh pada kejadian kebakaran. Terlebih jika masyarakat lalai dalam memperhatikan kondisi rumahnya. Seperti halnya meninggalkan rumah tanpa memastikan kabel dan kelistrikan rumah dalam keadaan aman. Belum lagi mereka yang memasak dan lupa untuk mematikannya saat ditinggal pergi. Gloria mengatakan, banyak kasus kebakaran karena rumah ditinggal dari pagi sampai sore.

“Hingga September 2019, Damkar Kota Palangka Raya mencatat telah terjadi 26 kasus kebakaran rumah dan pemukiman. Angka ini belum termasuk karhutla yang kemudian merembet ke rumah penduduk”, jelasnya.

Gloria meminta masyarakat di musim kemarau ini, selalu memastikan rumah dalam keadaan aman dari api seperti melepas kabel yang berbahaya , melepas regulator tabung gas saat ditinggal pergi. Dan pastikan tidak meninggalkan anak balita di rumah dengan pemantik api, atau korek.

Senada dengan Gloria, Wakil Walikota Palangka Raya Umi Mastikah juga menyebut selain kelalaian warga dalam menjaga rumahnya, ada juga faktor lainnya seperti jaringan atau instalasi listrik yang sudah tua dan tak layak pakai. Ini perlu mendapatkan perhatian dari PLN dengan melakukan peremjaan kabel.

Hal ini akan diperparah dengan kondisi cuaca Kalimantan Tengah yang kini berda di puncak musim kemarau.

Sementara salah satu Ketua RT di salah satu kawasan di jalan Kecipir Palangka Raya , Aziz mengatakan wilayah yang kini rawan adalah banyaknya lahan kosong yang berdampingan dengan rumah penduduk.

“Jika arah angina tak menentu, sementara lahan koosng rentan terbakar tentu ini akan menimbulkan potensi kebakaran yang fatal”, tukasnya.

Musim kemarau di Kalimantan Tengah merupakan keniscayaan dan tak akan bisa dibendung. Hanya saja masyarakat harus ekstra waspada dan berhati hati menjaga lingkungan termasuk tempat tinggalnya dari kerawanan kebakaran ini. Akan lebih baik jika keselamatan dapat dimulai dari lingkungan terdekat dan dimulai dari diri sendiri. (NATA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00