• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ratusan Mahasiswa Unpar, Tuntut Pemerintah Segera Atasi Karhutla

17 September
16:41 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangkaraya : Ratusan mahasiswa gabungan Universitas Palangkaraya dan Perwakilan dari Universitas Kristen Palangkaraya di depan kantor Gubenur, mendesak pemerintah daerah, dapat mengatasi secepatnya musibah kabut asap sebab dari kebakaran hutan dan lahan.

Juru Bicara aksi demo Wawan Novardo mengatakan, alasan mereka menggelar aksi demo akibat lambannya penanganan karhutla, sehingga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat terutama masalah kesehatan. Menurutnya karhutla dapat dicegah manakala pemerintah dan pusat memberikan solusi terhadap peladang, karena selama ini seringkali petani ladang dijadikan kambing hitam, padahal bukan satu satunya penyebab, tetapi ada oknum pembakar lahan yang belum terungkap.

“Masyarakat sudah geram karena terus menerus terpapar asap pekat, tolong pemerintah segera turun tangan menanggulangi, kalau perlu Presiden Jokowi datang ke kalteng melihat secara langsung, jangan hanya ke Riau,” kata Wawan kepada RRI 17/9/19)

Di tempat terpisah, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya siap merespon tuntutan ratusan pendemo, dan secepatnya menetapkan tanggap darurat terhadap kondisi kabut asap yang semakin parah di kota Palangkaraya.

“Pada dasanya kami mengerti apa yang menjadi aspirasi rekan rekan mahasiswa, dan kami pun terus berupaya mengatasi karhutla saat ini,” ucap Habib

Pihaknya menampik anggapan masyarakat, bahwa pemerintah tidak peduli dengan kondisi kabut asap parah, tetapi yang dilakukan sekarang justru memberikan perlindungan dan pertolongan terhadap korban terpapar asap, dengan menyediakan rumah oksigen di sejumlah fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas, gratis tidak dipungut biaya, bahkan upaya lainnya, menurut rencana Rabu pagi pihaknya bersama dengan ormas Islam dan elemen masyarakat menggelar sholat istisqo atau minta hujan.

Sementara itu data masyarakat yang mendatangi rumah oksigen di Rsud Doris Silvanus Palangkaraya, akibat terpapar kabut asap parah sejak dua hari lalu, mencapai 214 orang, dan diperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah, terbaru balita umur 1 bulan yang tinggal di daerah rawan karhutla, dilarikan ke rumah oksigen akibat sesak nafas.


  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00