• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Masyarakat Ingin Wakil Rakyat Baru, Bisa Tuntaskan Perbaikan Drenase

9 September
16:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangkaraya : Buruknya saluran drenase sedikit banyak mempengaruhi kerusakan jalan dan membuat aspal mudah keropos.

Hal ini diakui salah seorang warga kota palangkaraya Tjiwi Samsudin, menurutnya sejumlah ruas jalan rusak disebabkan tidak lancarnya saluran drenase, sehingga air yang dibiarkan tertampung di aspal, membuat aspal secara perlahan rusak dan berlubang.

Mumpung belum musim hujan, ada baiknya Wakil Rakyat yang baru saja dilantik, dapat mengecek berapa jumlah kerusakan jalan dan segera mendesak dinas terkait untuk memperbaikinya,” kata Samsudin kepada RRI Senin (9/92019)

Sementara itu menanggapi keluhan masyarakat terkait drenase buruk, Wakil Walikota Palangkaraya Hj Umi Mastikah segera merespon dan meminta masyarakat untuk bersabar, karena pemerintah kota saat ini sedang gencar menginventarisir sejumlah jalan dan drenase mana saja yang perlu penanganan dengan cepat.

“Kami menyadari tidak semua jalan dapat dibenahi, sambil menyesuaikan anggaran yang minim, kami berusaha akomodir keinginan warga,” ucap Umi

Pihaknya berjanji untuk tahun 2019 ini, fokus pemerintah kota memang memperbaiki infrastruktur jalan rusak, sekaligus pembenahan drenase yang selama ini jadi biang masalah kerusakan jalan, terbaru pemko melalui Dinas PUPR menggarapan jalan di Petuk Katimpun, Jalan Mahir Mahar, Pelebaran Jalan Keminting, Perbaikan Drenase di Jalan Tambora dan terakhir menambal aspal berlubang Di Jalan Kinibalu I

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00