• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DPRD Kalteng : Kasus Buang Bayi Tanda Ketidaksiapan Mental

12 June
15:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya : Fenomena orang tua yang membuang bayi bahkan tega membunuh bayi yang baru lahir membuat miris sejumlah pihak. Tak terkecuali kalangan dewan Kalimantan Tengah yang menyebut hal ini merupakan sesuatu yang tragis. Fakta ini juga  disebabkan berbagai factor diantaranya  ketidak siapan mental orang tua untuk merawat dan membesarkan anak. Inipun juga karena pasangan terlalu cepat menikah sehingga kelahiran itu tidak diharapkan.

Kepada RRI, salah satu anggota Komisi C DPRD Kalteng Duwel Rawing Rabu (12/06/2019) menyebut, kasus orang tua yang tega membuang bayi atau bahkan membunuhnya ketika bayi baru lahir merupakan fakta yang teramat tragis. Hal ini tentu telah keluar dari prinsip agama, moral dan kemanusiaan yang menganggap kehidupan seorang manusia semenjak bayi sangatlah berarti. Namun hal ini juga disebabkan karena berbagai factor . Kemungkinan terbesar adalah pasangan anak muda yang masih belia kemudian menjalin hubungan dan akhirnya mendapati kehamilan yang tidak diinginkan. Karena ketidak siapan mental yang masih labil, mereka terkaget-kaget dan seolah tidak siap memiliki anak. Ujungnya mereka membuang bayinya sendiri yang baru lahir.

“Kemungkinan lain karena kehamilan ini terjadi di luar nikah sehingga sang bayi dianggap aib dan  akhirnya dibuang atau dibunuh.  keterbukaan yang ditawarkan media sosial juga menjadi gerbang anak remaja berhubungan tanpa arah dan cenderung kea rah negative”, jelasnya.

Duwel kemudian menyebut bahwasanya ada solusi dari mental yang tidak siap untuk memiliki anak yakni menawarkan anaknya diadopsi. Jika hal ini idkomunikasikan dengan baik tentu adopsi menjadi solusi yang lebih terhormat dan manusiawi daripada membuang sang bayi. Namun lagi lagi, karena factor hubungan yang tidak sah atau di luar nikah tentu ini akan membuat pelakunya tertekan, malu atau terhina untuk menawarkan adopsi. Selain juga kalangan muda dan remaja masih belum memiliki pemikiran matang untuk mendapatkan informasi atau kematangan  untuk menawarkan adopsi. (NATA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00