• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DPRD Sumbar Telah Gelar Rapat Pimpinan Terkait Kelanjutan Interpelasi

17 February
15:30 2020

KBRN, Padang : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat telah melaksanakan rapat pimpinan guna menindaklanjuti pengajuan sidang paripurna hak interpelasi terhadap Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, pada pekan lalu. Selanjutnya DPRD Sumatera Barat akan segera membawa persoalan dimaksud ke dalam rapat badan musyarawah (Bamus). Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi kepada RRI di Padang, Senin (17/2/2020).

Menurut Supardi, DPRD Sumatera Barat rencananya akan menggelar rapat bamus pada akhir Februari ini. Sebab minggu ini sebagian anggota dewan sedang melakukan konsultasi anggaran ke pusat, dan agenda ke luar daerah. Dalam rapat Bamus nantinya, akan diminta penyampaian pandangan fraksi terhadap usulan interpelasi kepada Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno soal perjalanan dinas ke luar negeri dan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Segera kita masukan dalam bamus," katanya.

Lanjutnya, DPRD Sumatera barat melalui Sekretariat Dewan juga telah melakukan verifikasi terhadap berkas yang diberikan pengusul hak interpelasi tersebut. DPRD Sumatera Barat memastikan proses pengajuan hak interpelasi tetap berjalan.

"Proses terus berjalan, tetapi tidak bisa serta merta langsung digelar sidang paripurnanya," ungkapnya. 

Sebelumnya, tiga Fraksi di DPRD Sumatera Barat memasukan surat resmi pengajuan hak interpelasi terhadap Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada pimpinan DPRD Sumatera Barat, Selasa sore 21 Januari 2020.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumatera Barat Hidayat mengatakan, pihaknya telah mendapatkan dukungan dari fraksi lainnya seperti Golkar, Demokrat, dan PAN untuk mengajukan sidang paripurna hak interpelasi terhadap Gubernur Sumatera Barat. 

Menurutnya, usulan pengajuan hak interpelasi itu telah mendapatkan 15 tanda tangan anggota DPRD Sumatera Barat, sehingga sudah bisa diserahkan pada Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi. 15 Tanda Tangan itu berasal dari 13 anggota Fraksi Gerindra, 1 anggota Fraksi Demokrat, dan 1 anggota Fraksi Golkar.

00:00:00 / 00:00:00